RADAR BOGOR - Kelangkaan MinyaKita di Kota Bogor akhirnya mendapat perhatian, pemerintah mulai kembali mendistribusikanh produk tersebut ke sejumlah pengecer.
Teranyar distribusi MinyaKita dilakukan ke sejumlah pengecer yang ada di Pasar Kebon Kembang, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin, 20 April 2026.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Perdagangan, dan Perindustrian (KUMKM Dagin) Kota Bogor, Rahmat Hidayat menjelaskan distribusi MinyaKita dilakuan bekerja sama dengan Bulog Cabang Bogor.
“Tadi total ada 150 karton ke 3 pengecer yang terdaftar di SP2KP Kementerian Perdagangan, tadi lokasinya di Pasar Kebon Kembang,” jelas Rahmat.
Baca Juga: Kloter Perdana Jamaah Haji 2026 Tiba di Madinah Lusa, Layanan Fast Track Siap Sambut
Lokasi tersebut dipilih karena memang menjadi titik pantau dari Kementerian Perdagangan, langkah serupa digaransi bakal dilakukan ke titik lain.
Rahmat mengakui bahwa memang keberadaan MinyaKita di Kota Bogor memang langka, kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor.
“Menurut informasi karena dipakai untuk bantuan pangan bansos, makanya sekarang lagi dioperasi pasar sama Bulog,” jelas Rahmat kepada Radar Bogor.
MinyaKita di Kota Bogor sangat dibutuhkan, berdasarkan catatan DinasKUMKM Dagi Kota Bogor, penggunaan MinyaKita perhari mencapai lebih dari 50 karton.
“Kalau harian rata-rata penggunaan MinyaKita di Kota Bogor lebih kurang mencapai 100 karton atau satu ton,” terang Rahmat.
Masyarakat diminta Rahmat tidak perlu risau, Pemerintah Kota Bogor akan terus memutar otak untuk menjamin ketersediaan MinyaKita.
“Kamis sudah bersurat ke Kementerian Perdagangan untuk meminta alokasi tambahan untuk wilayah Kota Bogor gitu,” jelas Rahmat.
Baca Juga: Ada Peluang Baru bagi KPM di Bansos Tahap 2 Sudah Disesuaikan Datanya dengan BPS
Meski begitu Rahmat tidak dapat menentukan pasokan MinyaKita setiap harinya, sebab langkah tersebut bukan menjadi kewenangannya.
“Kami tidak punya kewenangan langsung ya, yang punya kewenangan itu kan Kementerian Perdagangan. Mangkannya kami bersurat ke mereka,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati