RADAR BOGOR - Sejumlah ulama di Kota Bogor berkumpul sekaligus melakukan doa bersama di gedung Paseban Suradipati Balai Kota Bogor, Senin, 20 April 2026 siang.
Kedatangan mereka disebut menjadi vitamin bagi Pemerintah Kota Bogor untuk terus menata dan menyelesaikan berbagai macam program.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menjelaskan ulama yang hadir berasal dari berbagai unsur, mulai dari pimpinan masjid, majelis taklim hingga pondok pesantren.
“Mudah-mudahan kehadiran para tokoh ini bisa menguatkan komitmen untuk bekera lebih baik,” ujar Dedie pada wartawan di Balai Kota Bogor, Senin, 20 April 2026.
Dedie menjelaskan banyak saran dan masukan dari para ulama terkait program yang saat ini tengah gencar dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor.
Salah satu hal yang disorot dalam pertemuan itu adalah penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan ulama menyarankan agar Pemkot berani mengambil tindakan tegas.
Baca Juga: Viral Tarif Babysitter Rp30 Ribu per Jam, Pakar IPB Ingatkan Risiko yang Jarang Disadari Orang Tua
“Ada yang menyarankan untuk diberi denda yang tinggi dilakukan penegakan aturan yang tegas,” beber Dedie.
Ulama juga disebut Dedie turut memberikan usulan agar Pemerintah Kota Bogor tidak segan-segan memberi hukuman bagi warga yang buang sampah sembarangan.
“Jadi memanng pemikiran-pemikiran ini adalah yang umum dan ada dimasyarakat tentu dengan adanya hal seprrti inikan kami semakin termotivasi, Pemkot Bogor ternyata punya teman, punya orang orang yang satu pemikiran,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati