RADAR BOGOR - Proyek pembangunan jalan baru Saleh Danasasmita, Batutulis, saat ini masuk tahap lelang. Pemkot Bogor optimistis proyek bisa selesai November 2026 nanti.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengungkapkan keterlambatan lelang proyek jalan baru di Batutulis itu karena adanya revisi dokumen.
Pemprov Jabar selaku pelaksana merevisi dokumen perencanaan Taman Leuweung yang dibuat Disperumkim.
Baca Juga: Stok Beras Nasional Tembus 4,8 Juta Ton, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Aman hingga 11 Bulan
"Jadi proyek pembangunannya bukan hanya jalan baru di Batutulis tapi juga untuk taman. Dokumen taman ini yang direvisi," jelasnya saat ditemui di Taman Heulang, Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa 21 April 2026.
Namun, dia memastikan revisi dokumen telah dikembalikan. Saat ini proyek sudah masuk ke tahap selanjutnya, yaitu tender untuk menentukan kontraktor.
"Mudah-mudahan bisa cepat selesai, kita tunggu saja hasil tendernya bagaimana," ungkapnya.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Skema Penebalan Bansos dan Perluasan Penerima Manfaat agar Penyaluran Tepat Waktu
Menurut Esti, bila sesuai rencana, seharusnya akhir Mei proyek sudah bisa dikerjakan.
Pembangunan diperkirakan akan memakan waktu enam bulan sampai selesai di November 2026. "Insya Allah November sudah beres. Sudah bisa dipakai," bebernya.
Dia juga menjelaskan saat ini tender dan pelaksanaan sepenuhnya dilakukan oleh Pemprov. Mereka hanya sampai di tahap perencanaan serta cut and fill lahan yang akan dibangun.
Baca Juga: Siap-siap Gaji ke-13 ASN Dijadwalkan Cair Mulai Juni 2026, Cek Rincian dan Penerimanya
Harapannya tak ada lagi kendala yang ditemui dalam proses pembangunan ini. Sebab Jalan Saleh Danasasmita sudah lebih dari satu tahun tak bisa digunakan sepenuhnya.
"Mudah-mudahan ya selesai semuanya, jadi segala proses itu selesai di November," harapnya.
Sebelumnya, tim teknis dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat telah turun ke lapangan pada 1 April untuk melakukan survei.
Mereka menyambangi trase baru Jalan Saleh Danasasmita Batutulis, termasuk kawasan Sumur Tujuh, Jalan Kebon Pedes, dan Sukaresmi.
Baca Juga: Efek Geopolitik Merembet! Plastik Mahal, Biaya Beras Naik Rp350 per Kg dan Gula Rp150 per Kg
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan hal ini merupakan hasil dari rapat di DBMPR Provinsi Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Pemkot Bogor menyerahkan sepenuhnya kepada Pemprov Jawa Barat melalui mekanisme dan tahapan yang harus dipenuhi.
“Kami mohon doa agar seluruh tahapan berjalan lancar, karena pembangunan ini sangat penting untuk mendukung konektivitas wilayah. Ada tahapan yang panjang dan ketat sesuai regulasi, yaitu 3P (perencanaan, persiapan, pelaksanaan),” ungkapnya. (uma)
Editor : Yosep Awaludin