Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Press Gathering, Kelurahan Kebon Kalapa Kota Bogor Beberkan Data Program dan Potensi Wilayah

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 23 April 2026 | 20:21 WIB
Press gathering digelar Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. (Fikri/Radar Bogor)
Press gathering digelar Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. (Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR — Pemerintah Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, memaparkan capaian program kerja sekaligus potensi wilayah dalam kegiatan press gathering yang digelar di Aula Kelurahan Kebon Kalapa, Kota Bogor, Kamis, 23 April 2026.

Kegiatan tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan dengan media dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Hadir dalam kesempatan itu Camat Bogor Tengah, Dheri Wiriadirama, yang mendampingi langsung pemaparan Lurah Kebon Kalapa, Supyawan.

Baca Juga: Haul ke-148 Raden Saleh di Empang Kota Bogor, Habib Luthfi bin Yahya Ajak Jaga Persatuan Bangsa

Camat Bogor Tengah, Dheri Wiriadirama, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan media dalam membangun komunikasi publik yang efektif. Ia menyebut banyak potensi wilayah yang perlu diangkat agar diketahui masyarakat luas.

“Melalui kegiatan ini kita ingin membangun komunikasi yang baik. Banyak potensi di wilayah yang bisa dipublikasikan, sehingga menjadi momentum untuk berbagi informasi terkait Kelurahan Kebon Kalapa,” ujarnya.

Dheri juga mengapresiasi langkah transparansi yang dilakukan pihak kelurahan. Menurutnya, seluruh program yang dijalankan tetap berada dalam koridor koordinasi dengan kecamatan serta arahan pimpinan daerah.

Baca Juga: Haul ke-148 Raden Saleh di Empang Kota Bogor, Habib Luthfi bin Yahya Ajak Jaga Persatuan Bangsa

“Fokus kita bagaimana pelayanan publik berjalan optimal, termasuk penanganan rumah tidak layak huni dan penurunan angka pengangguran agar tepat sasaran,” ucapnya.

Sementara itu, Lurah Kebon Kalapa, Supyawan, menjelaskan wilayahnya memiliki karakteristik sebagai pusat ekonomi berbasis perdagangan dan jasa. Keberadaan Pusat Grosir Bogor (PGB), kawasan kuliner, hingga kafe menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi warga.

Ia juga menyoroti sektor pendidikan sebagai prioritas. Pihaknya memastikan akses pendidikan usia dini terus diperluas melalui penguatan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan pengembangan PAUD.

“Saat ini terdapat sekitar 33 hingga 34 unit PAUD yang terus kami dorong agar anak-anak mendapatkan pendidikan sejak dini,” jelasnya.

Selain itu, kelurahan juga menangani warga putus sekolah melalui program PKBM Paket A, B, dan C, termasuk pendataan ijazah yang tertahan akibat kendala biaya.

Di sektor ekonomi, Kelurahan Kebon Kalapa aktif memfasilitasi pelaku UMKM, pedagang pasar, hingga buruh harian lepas yang beraktivitas di Pasar Merdeka dan Pasar Kebon Kalapa.

Namun demikian, Supyawan mengakui wilayahnya menghadapi tantangan geografis. Dengan luas sekitar 53 hektare dan jumlah penduduk mencapai 12.000 jiwa, sebagian wilayah berada di bantaran Sungai Cisadane serta kawasan tebing rawan longsor.

“Kami memiliki sembilan titik rawan bencana. Setiap hujan turun, tim selalu siaga. Edukasi kepada warga terus kami lakukan, termasuk pembangunan sumur resapan dan septic tank mandiri,” ungkapnya.

Baca Juga: Milad ke-65, UIKA Bogor Perkuat Peran Pendidikan dan Luncurkan 5 Program Beasiswa

Di bidang kesehatan, tercatat 17 kasus stunting yang saat ini terus diintervensi melalui kolaborasi dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

Kelurahan juga mendorong digitalisasi melalui program “Kebon Kalapa Lancar” dengan penyediaan fasilitas Wi-Fi gratis di tingkat RT/RW dan ruang publik.

Selain itu, dari target penataan permukiman, masih terdapat sekitar 77 unit rumah yang dalam proses penyelesaian. Upaya percepatan pembangunan tersebut diharapkan mendapat dukungan masyarakat, termasuk melalui peningkatan kesadaran membayar pajak.(uma)

Editor : Eka Rahmawati
#gathering #kota bogor #Kebon Kalapa