RADAR BOGOR – DPD KNPI Kota Bogor menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Agria Hotel Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis, 23 April 2026 sore. Agenda ini menjadi forum evaluasi sekaligus perumusan program kepemudaan untuk tahun 2026.
Rakerda dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi. Ia menilai KNPI memiliki peran penting sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan yang turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Menurut Denny, kiprah pemuda selama ini telah memberikan dampak nyata bagi Kota Bogor. Karena itu, keberadaan KNPI dinilai strategis sebagai mitra pemerintah dalam mengoptimalkan potensi generasi muda.
Baca Juga: Pemkot Bogor Genjot KUR 2026, Targetkan 14.738 UMKM Dapat Akses Modal
“Pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, kontrol sosial, sekaligus kekuatan moral bangsa. Di tengah tantangan seperti disrupsi digital, pengangguran, hingga krisis nilai, pemuda dituntut adaptif, inovatif, dan berintegritas,” ujarnya.
Ia menekankan agar Rakerda tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Hasil forum diharapkan mampu melahirkan program kerja yang konkret, terukur, dan relevan dengan kebutuhan pemuda saat ini.
Selain itu, Denny juga mendorong agar program KNPI selaras dengan arah pembangunan Kota Bogor. Dengan begitu, sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah dapat memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan.
Baca Juga: Pembangunan Akses Jalan Menuju Stasiun Ciomas di Bogor Selatan, Pemkot Tunggu Restu PT KAI
Sejumlah isu strategis turut disoroti, mulai dari peningkatan kapasitas dan keterampilan pemuda hingga penguatan kewirausahaan. Peran pemuda dalam menjaga ketertiban sosial serta memperkuat nilai toleransi juga dinilai penting.
“Pemuda juga harus aktif dalam pembangunan serta pengawasan kebijakan publik secara konstruktif,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Bogor, Rivaldo Surya Dharmawan, menjelaskan Rakerda mengusung tema rekonstruksi arah gerak pemuda. Tema tersebut dipilih sebagai upaya memperkuat kembali fondasi organisasi sekaligus menyusun langkah ke depan.
Menurutnya, forum ini menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan penataan ulang arah gerakan pemuda. KNPI diharapkan mampu menghadirkan gagasan yang solutif dan tidak terjebak pada stagnasi.
“Ini bagian dari proses reset untuk membangun fondasi yang lebih kuat. Pemuda harus terus bergerak maju dan menghadirkan solusi, dengan tetap menjaga sinergi dan kolaborasi,” terangnya.
Apresiasi juga datang dari Ketua DPD KNPI Jawa Barat, Ikrar Sajati Akbar. Ia menilai KNPI Kota Bogor mampu menjaga soliditas organisasi di tengah dinamika yang terjadi di sejumlah daerah.
Baca Juga: Haul ke-148 Raden Saleh di Empang Kota Bogor, Habib Luthfi bin Yahya Ajak Jaga Persatuan Bangsa
Rakerda turut dihadiri sejumlah anggota DPRD Kota Bogor, di antaranya Benninu Argoebie, Banu Lesmana Bagaskara, dan Fajar Muhammad Nur. Hadir pula Ketua MPI KNPI Kota Bogor Bagus Maulana Muhammad serta perwakilan KNPI Kabupaten Bogor.
Sebelum pelaksanaan Rakerda, digelar dialog kepemudaan yang menghadirkan Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan dan Kepala Bapperida Kota Bogor Rudy Mashudi. Forum tersebut menjadi ruang diskusi awal untuk memperkaya perspektif dalam penyusunan program kepemudaan. (uma)
Editor : Eka Rahmawati