RADAR BOGOR - Komunitas Jalan Nordic Indonesia (KJNI) resmi mengukuhkan Badan Pengurus Cabang (BPC) Bogor Raya, menandai langkah baru pengembangan olahraga jalan Nordic sekaligus mendorong konsep sport tourism di Kota Hujan.
Pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan peringatan hari jadi ke-7 KJNI yang berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta. Kegiatan diisi dengan jalan Nordic bersama, senam ringan, hingga potong tumpeng sebagai simbol kebersamaan.
Salah satu founder KJNI, Sumartoyo, menyebut kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat organisasi di daerah.
“Sekitar 210 peserta ikut meramaikan kegiatan ini. Selain ulang tahun, ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus peresmian cabang Bogor,” ujarnya.
Ia menjelaskan, meski komunitas jalan Nordic di Bogor sudah cukup aktif, namun sebelumnya belum memiliki struktur organisasi resmi.
“Sekarang sudah terbentuk cabang Bogor. Nanti akan membawahi berbagai kelompok yang sebelumnya sudah aktif,” tambahnya.
Secara nasional, KJNI telah memiliki lebih dari 10 ribu anggota yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Umum BPC KJNI Bogor Raya, Herfiani Rizkia, menegaskan pihaknya akan mengembangkan konsep sport tourism sebagai program unggulan.
“Kami ingin menggabungkan olahraga dengan promosi wisata. Jadi kegiatan jalan Nordic dilakukan di berbagai destinasi wisata,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, KJNI Bogor Raya akan menggelar kegiatan di Kampung Adat Mulyaharja pada 7 Juni 2026, bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi Bogor.
“Kita akan ikut meramaikan Sedekah Bumi sekaligus memperkenalkan jalan Nordic di kawasan wisata,” katanya.
Ia optimistis jumlah anggota di Bogor Raya akan terus bertambah. Saat ini jumlahnya sudah lebih dari 50 orang dan ditargetkan mencapai 200 anggota hingga akhir tahun.
Baca Juga: SDN Margajaya 1 Konsisten Cetak Hafidz Al-Quran hingga 5 Juz, Didukung Kemenag Kota Bogor
Sebagai informasi, jalan Nordic merupakan olahraga jalan kaki menggunakan tongkat khusus yang mampu mengaktifkan hampir seluruh otot tubuh. Selain meningkatkan kebugaran, olahraga ini juga dikenal ramah bagi persendian sehingga cocok untuk berbagai usia.
Dengan pengukuhan ini, KJNI Bogor Raya diharapkan menjadi motor penggerak gaya hidup sehat sekaligus memperkuat promosi pariwisata berbasis komunitas. (ded)
Editor : Eka Rahmawati