RADAR BOGOR – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII Kota Bogor resmi menetapkan Toni Alfazri sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) baru masa khidmat 2026–2027.
Penetapan itu dilakukan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PMII Kota Bogor ke-XIII yang digelar di Aula Pusat Pengembangan Islam Bogor, Kota Bogor.
Penetapan tersebut menjadi momentum penting bagi arah baru gerak PMII Kota Bogor.
Dalam kepemimpinannya, Toni mengusung gagasan besar bertajuk Setara dan Merata sebagai landasan dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
Toni menegaskan bahwa PMII harus hadir sebagai organisasi yang inklusif dan progresif, serta mampu menjangkau seluruh kader tanpa terkecuali.
Ia menilai, pemerataan akses dan kesempatan menjadi hal krusial dalam membangun kekuatan organisasi yang solid.
Baca Juga: 3 Calon Direksi PT Sayaga Wisata Bogor Lolos Administrasi, Kini Jalani Uji Kelayakan dan Kepatuhan
“Setara dan Merata bukan sekadar slogan, tetapi menjadi prinsip dasar dalam memastikan distribusi kaderisasi, akses peluang, serta ruang partisipasi yang adil bagi seluruh kader PMII Kota Bogor,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 27 April 2026.
Menurutnya, PMII tidak boleh hanya menjadi ruang seremonial semata. Lebih dari itu, organisasi harus mampu menjawab kebutuhan kader di berbagai tingkatan serta menjadi wadah perjuangan yang relevan dengan dinamika zaman.
Konfercab XIII ini juga menjadi ruang refleksi kolektif atas perjalanan organisasi selama ini.
Baca Juga: Daftar Libur Sekolah Mei 2026 : Banyak Long Weekend, Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama
Selain itu, forum tersebut menjadi titik awal untuk memperkuat solidaritas dan konsolidasi kader dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Pentingnya memperkuat basis kaderisasi yang berkelanjutan, memperluas ruang advokasi, serta meningkatkan peran PMII dalam merespons isu-isu sosial di tengah masyarakat,” katanya.
Dengan kepemimpinan baru ini, PC PMII Kota Bogor diharapkan semakin solid, adaptif, dan memiliki daya saing yang tinggi.
Di sisi lain, nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah tetap menjadi pijakan utama dalam setiap gerakan organisasi. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin