RADAR BOGOR - Organisasi Alisa Khadijah Orwilsus Bogor menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Gedung Serba Guna DPRD Kota Bogor, Senin 27 April 2026 siang.
Kegiatan Muswil Alisa Khadijah Orwilsus Bogor tersebut dinilai penting. Sebab membahas dan merancang berbagai macam program strategis selama lima tahun ke depan.
Ketua Umum Alisa Khadijah Pusat, Ina Marlina turut hadir dalam Muswil kali ini. Ia meminta agar program yang digagas dapat menopang misi ekonomi keummatan.
Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Sepenuhnya Cair, Yuk Cek Tahapan dan Waktu Tepat Cek Saldo Rekening
“Kami berharap deri ICMI Pusat di dalam muswil ini bisa melahirkan program program khususnya untuk ekonomi keummatan khusus di Bogor,” jelas Ina
Tidak hanya itu, Ina juga meminta kepada pengurus Alisa Khadijah Orwilsus Bogor untuk banyak melaksanakan program sosial dan kegamaan.
“Karena pada prinsipnya Alisa inikan Batomnya ICMI. Maka tidak boleh lupa akan nilai-nilai sosial dan keagamaan, dengan begitu ekonomi keummatan juga lebih kokoh,” terang Ina pada Radar Bogor.
Bogor dinilai jadi wilayah yang sangat strategis. Dari wilayah ini banyak melahirkan cendekiawan-cendekiawan yang kini memiliki pengaruh besar.
“Kenapa Wilsus Bogor karena dari seluruh yang ada di ICMI dan juga Batomnya bogor ini adalah wilayah khusus karena dulunya banyak profesor yang lahir dari Bogor,” ujar Ina.
Ketua ICMI Orwilsus Bogor, Prof Sofyan Syaf menambahkan bahwa Alisa dan organisasi yang kini dipimpinnya memiliki posisi strategis.
Baca Juga: Bantuan PIP 2026 Cair di KIP dan Rekening Simpel, Anak KPM Kelas Akhir Segera Cek Saldo Hari Ini
ICMI ataupun Alisa Khadijah sendiri berada di tengah-tengah antara pemerintah dan masyarakat kecil. Kondisi ini memudahkan untuk bisa mengorganisir kebutuhan warga.
“ICMI ini posisinya ada di tengah, dia bisa mobile bisa ke bawah dan keatas. Isu yang dei bawah ini di organizir, bagaimana ekonomi rumah tangga,” jelas Prof Sofyan.
Untuk memperkuat ekonomi keummatan Alisa Khadijah diminta memiliki ekosistem yang kokoh. Sehingga sirkulasi ekonomi bisa bergerak.
“Jadi bisnis-bisnis UMKM harus menjawab ekonomi rumah tangga. Dan ini mesti punya satu ekosisyem hilu ke hilirnya harus terbangun, dan ini peran yang harus didiotomh oleh Alisa,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin