Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sudah Kantongi Studi Kelayakan, Proyek JPO di Lintasan Jalan MA Salmun Kota Bogor Masuk Tahap Desain Teknis

Fikri Rahmat Utama • Senin, 27 April 2026 | 14:01 WIB
Perlintasan sebidang kereta api di Jalan MA Salmun, Bogor Tengah, Kota Bogor. (Foto: Fikri/Radar Bogor)
Perlintasan sebidang kereta api di Jalan MA Salmun, Bogor Tengah, Kota Bogor. (Foto: Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Rencana pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di lintasan Jalan MA Salmun, Bogor Tengah, Kota Bogor mulai menunjukkan perkembangan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyebut proyek JPO di Jalan MA Salmun itu telah mengantongi studi kelayakan dan kini masuk tahap pematangan desain teknis.

Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih mengatakan, rencana penutupan perlintasan sebidang di kawasan Jalan MA Salmun itu akan diiringi dengan penyediaan fasilitas penyeberangan yang lebih aman bagi masyarakat.

Baca Juga: Jangan Pelihara atau Jual Ikan Sapu-Sapu, Diskanak Bogor Ingatkan Sanksinya Bisa Pidana

“Untuk rencana penutupan perlintasan di Jalan MA Salmun, nantinya akan dibangun JPO. Rencana ini sudah ada, bahkan studi kelayakannya sudah tersedia, tinggal tahap pematangan desain teknis atau DED-nya saja,” ujarnya saat ditemui di Kebun Raya Bogor, Sabtu 25 April 2026.

Ia menjelaskan, keberadaan JPO menjadi solusi utama sebelum penutupan perlintasan dilakukan.

Hal ini untuk memastikan mobilitas warga, khususnya pejalan kaki, tetap terakomodasi tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Baca Juga: Ikan Sapu-Sapu Jadi Ancaman Ekosistem, Pemkab Bogor Siapkan Langkah Pemusnahan di Sungai Cileungsi dan Cikeas

Sebelumnya, rencana penutupan perlintasan sebidang di Jalan MA Salmun sempat disebut masih menggantung.

Pemkot Bogor masih melakukan perhitungan kebutuhan anggaran untuk pembangunan JPO sebagai fasilitas pengganti.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menyampaikan, penutupan perlintasan tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan guna menekan risiko kecelakaan di jalur perkeretaapian.

Baca Juga: Gelar Muswil, Alisa Khadijah Orwilsus Bogor Diminta Perkuat Ekonomi Keummatan

“Memang sejak awal Pemerintah Pusat ingin menutup perlintasan sebidang karena faktor risiko yang tinggi. Pada prinsipnya kami siap mendukung,” ujarnya, Minggu 19 April 2026.

Namun demikian, ia menegaskan penutupan tidak dapat dilakukan tanpa solusi yang memadai bagi masyarakat.

Kehadiran JPO dinilai menjadi alternatif yang harus disiapkan sebelum akses tersebut ditutup sepenuhnya.

“Kalau ditutup tanpa alternatif, tentu akan menyulitkan masyarakat. Jadi harus ada fasilitas pengganti yang aman,” ungkapnya.

Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Sepenuhnya Cair, Yuk Cek Tahapan dan Waktu Tepat Cek Saldo Rekening

Saat ini, pembahasan terkait pembangunan JPO masih terus dilakukan antara Pemkot Bogor dan Kementerian Perhubungan.

Mulai dari skema pembiayaan hingga teknis pelaksanaan penutupan perlintasan masih dalam tahap pendalaman.

Selain Jalan MA Salmun, perlintasan sebidang lain di wilayah Kebon Pedes juga masuk dalam kajian.

Baca Juga: Bantuan PIP 2026 Cair di KIP dan Rekening Simpel, Anak KPM Kelas Akhir Segera Cek Saldo Hari Ini

Untuk lokasi tersebut, Pemkot Bogor tengah mempertimbangkan opsi pembangunan underpass atau flyover sebagai solusi jangka panjang. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#jalan ma salmun #kota bogor #jpo