RADAR BOGOR - Wacana isu pemekaran wilayah di Kota Bogor mencuat, hal ini dipandang penting untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya alam yang ada.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim pun ikut buka suara dan menjelaslan hingga saat ini pihaknya belum akan merealisasikan pemekaran wilayah tersebut.
Namun, Dedie menuturkan wacana pemekaran wilayah ini sudah sempat dikaji pada tahun 2022 silam, wilayah yang dibidik adalah Bogor Selatan dan Bogor Barat.
“Dalam kajian tersebut, Kecamatan Bogor Selatan hanya 8 Kelurahan dan sisanya beberapa kelurahan ke arah Rancamaya dibentuk kecamatan baru,” jelas Dedie.
Hal serupa juga berlaku untuk Kecamatan Bogor Barat, wilayah ini hanya akan mengakomodir 8 kelurahan sementara sisanya masuk kecamatan baru.
“Iya sisanya keluarahan yang mengarah ke Situ Gede akan masuk ke kecamatan baru,” terang Dedie saat dikonfirmasi Radar Bogor pada, Senin, 27 April 2026.
Baca Juga: Terbukti Bolos Kerja ASN di DPRD Kota Bogor Dijatuhkan Sanksi Disiplin, BKPSDM Terus Pantau
Meski begitu wacana tersebut tidak bisa dilanjutkan, sebab ada beberapa hal yang mesti disiapkan sebelum pemekaran wilayah dilakukan.
“Kami harus menyiapkan terlebih dahulu sarana penunjang kecamatan baru serta mengkoordinasikan penyiapan Instasi vertikal tingkat kecamatan, koramil, polsek yang baru,” pungkasnya. (bay)
Editor : Eka Rahmawati