Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Juara Bertahan Tingkat Kota Bogor, UMKM Ciwaringin bakal Dikembangkan Lebih Luas

Fikri Rahmat Utama • Senin, 27 April 2026 | 21:01 WIB
Lurah Ciwaringin, Ade Suryana saat memberikan keterangan soal potensi ekonomi. (Fikri/Radar Bogor)
Lurah Ciwaringin, Ade Suryana saat memberikan keterangan soal potensi ekonomi. (Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setelah salah satu produknya berhasil meraih juara tingkat Kota Bogor pada 2025. Capaian tersebut menjadi pemicu untuk memperluas pembinaan sekaligus memperkuat ekonomi berbasis warga.

Lurah Ciwaringin Ade Suryana mengatakan produk unggulan bernama CIMCIL (Chill Meal) berhasil meraih juara pertama dalam lomba UP2K PKK. Keberhasilan itu menjadi bukti potensi UMKM di wilayahnya memiliki daya saing dan layak dikembangkan lebih luas.

Baca Juga: Soal Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor, 13 ASN Diperiksa Polisi

“Produk unggulan yang juara tadi itu namanya CIMCIL. Itu bukan keripik singkong biasa, melainkan keripik bawang, ada juga kacang, dan bawang goreng yang sifatnya tahan lama,” kata Ade saat ditemui di kantornya, Senin, 27 April 2026.

Ia menjelaskan, selama ini pemasaran produk UMKM masih dilakukan secara langsung berdasarkan pesanan. Namun, saat ini pelaku usaha mulai merambah penjualan secara daring untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Pengembangan UMKM, kata Ade, tidak hanya difokuskan pada satu produk unggulan. Kelurahan juga mendorong seluruh pelaku UMKM agar berkembang melalui pembinaan dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk koperasi.

Baca Juga: Depok Open Space akan Ditutup Sementara Mulai 21 April 2026, Warga Dilarang ke Area DOS

Salah satu bentuk penguatan dilakukan melalui keberadaan Koperasi Kelurahan Merah Putih Ciwaringin yang diharapkan menjadi mitra dalam pengembangan usaha warga. Selain itu, Kelompok Wanita Tani (KWT) Kemuning juga turut berperan dalam mendukung aktivitas ekonomi berbasis komunitas.

Ade menambahkan, pengembangan UMKM akan berjalan beriringan dengan program ketahanan pangan yang tengah disiapkan. Pemanfaatan lahan tidur di bantaran Sungai Cipakancilan menjadi salah satu langkah strategis untuk membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Mengenai lahan-lahan yang tidak produktif di hampir sepanjang bantaran Sungai Cipakancilan, kami sudah membangun komitmen dengan pihak RW terkait. Rencananya, kami akan meminta izin terlebih dahulu kepada pihak SDA,” katanya.

Ia menuturkan, lahan tersebut rencananya dimanfaatkan untuk kegiatan produktif seperti budidaya ikan lele, peternakan unggas, hingga pertanian. Dengan demikian, selain memperkuat ketahanan pangan, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan warga.

"Semua ini diharapkan mampu mengembangkan potensi ekonomi  dengan maksimal untuk kesejahteraan warga itu sendiri," jelasnya. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #umkm #ciwaringin