Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Beasiswa Pemkot Bogor Akan Disertai Wajib Mengajar, Mahasiswa Magang Jadi Guru di Sekolah

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 28 April 2026 | 20:17 WIB
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor  Herry Karnadi saat menyampaikan keterangan. (Dok. Herry Karnadi)
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Herry Karnadi saat menyampaikan keterangan. (Dok. Herry Karnadi)

RADAR BOGOR – Dinas Pendidikan (Disdik) menyiapkan skema baru dalam program beasiswa Pemkot Bogor bagi mahasiswa. Ke depan, penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan bantuan pendidikan, tetapi juga diwajibkan mengajar melalui program magang di sekolah.

Kepala Disdik Kota Bogor, Herry Karnadi, menjelaskan program beasiswa tersebut sejatinya sudah berjalan sejak lama. Saat ini, jumlah mahasiswa aktif penerima beasiswa tercatat sebanyak 80 orang, mulai dari mahasiswa baru hingga yang berada di semester akhir.

“Program beasiswa ini sebenarnya sudah berjalan lama. Saat ini total mahasiswa yang masih aktif menerima beasiswa, mulai dari awal hingga semester delapan, berjumlah 80 orang,” ujarnya.

Baca Juga: Flyover Bomang bakal Dibangun 2027, Bupati Bogor: Tahun Ini Masuk Tahap Lelang

Ia menerangkan, mekanisme perekrutan mahasiswa penerima beasiswa dilakukan secara bertahap setiap tahun. Jumlah penerimaan baru disesuaikan dengan jumlah mahasiswa yang telah lulus pada tahun berjalan.

“Setiap tahunnya tergantung pada berapa banyak yang lulus. Kalau misalnya ada 20 orang lulus, maka kita rekrut 20 orang baru,” jelasnya.

Meski demikian, Disdik Kota Bogor tengah mengusulkan penambahan kuota penerima beasiswa secara signifikan. Usulan tersebut mencapai 100 orang tambahan, tetapi realisasinya masih dalam tahap pembahasan.

Baca Juga: Tragedi Bekasi Timur: Identitas 15 Korban Meninggal Tabrakan Kereta Terungkap, Semua Perempuan

“Untuk tahun depan memang ada usulan penambahan kuota 100 orang lagi. Tapi itu sangat bergantung pada kemampuan anggaran,” katanya.

Dalam skema baru, Disdik akan mengaitkan program beasiswa dengan kebutuhan tenaga pendidik di Kota Bogor. Mahasiswa penerima beasiswa nantinya diwajibkan menjalani pengabdian berupa magang mengajar di sekolah pada semester tujuh.

“Ke depannya, mahasiswa yang kami biayai akan diwajibkan mengabdi melalui program magang sebagai guru. Rencananya dilakukan saat semester 7,” ungkapnya.

Menurut Herry, skema pengabdian saat masih kuliah dinilai lebih efektif dibandingkan setelah lulus. Hal itu mempertimbangkan kecenderungan lulusan untuk langsung bekerja di tempat lain dengan peluang yang lebih baik.

“Selama ini kami kesulitan kalau pengabdian dilakukan setelah lulus. Kalau sudah punya pekerjaan yang lebih baik, tentu mereka memilih itu. Jadi solusinya dilakukan saat masih kuliah,” jelasnya.

Selain itu, Disdik juga akan mulai mengarahkan penerima beasiswa ke jurusan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan. Meski aturan saat ini masih terbuka untuk semua jurusan, ke depan prioritas akan diberikan bagi mahasiswa di bidang keguruan.

“Meskipun juknis masih longgar, ke depan kami prioritaskan jurusan keguruan seperti PGSD, FKIP, PJOK, atau PAI. Misalnya dari 20 kuota, 10 untuk keguruan dan 10 untuk umum,” paparnya.

Baca Juga: Perlintasan Kereta Tanpa Palang di Sekitar Stasiun Bekasi Timur Disorot Imbas Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, Begini Pengakuan Penjaga

Saat ini, program beasiswa tersebut telah bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi. Tercatat ada enam kampus mitra yang menerima mahasiswa penerima beasiswa dari Pemkot Bogor.

“Mahasiswa kami tersebar di beberapa kampus seperti Unpak, IBI Kesatuan, UI, IPB, dan UNJ yang sudah menyepakati kerja sama dengan kami,” tutupnya. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #beasiswa #pemkot