Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Studi Banding ke Bank Kota Bogor, DPRD dan Bank Yogyakarta Tertarik Program Kredit Harian untuk UMKM

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 29 April 2026 | 18:55 WIB
Pimpinan Bank Jogja bersama Komisi B DPRD Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat Bank Kota Bogor. Foto: Bank Kota Bogor for Radar Bogor
Pimpinan Bank Jogja bersama Komisi B DPRD Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat Bank Kota Bogor. Foto: Bank Kota Bogor for Radar Bogor

RADAR BOGOR – PT BPR Bank Jogja (Perseroda) bersama Komisi B DPRD Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat PT BPR Bank Kota Bogor (Perseroda), Rabu, 29 April 2026. 

Kunjungan DPRD dan Bank Yogyakarta ke Bank Kota Bogor tersebut difokuskan pada studi banding terkait inovasi layanan perbankan, khususnya pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Rombongan DPRD dan Bank Yogyakarta disambut jajaran direksi Bank Kota Bogor, di antaranya Direktur Utama Tommy Indra Gunawan, Direktur Operasional Bhima Irsi Faliandri, serta Direktur Kepatuhan Anjas Asmara. 

Baca Juga: Warga Parung Bogor Dukung Penataan Pasar, Tapi Minta Alun-Alun Dibangun

Pertemuan tersebut juga membahas tata kelola perusahaan hingga strategi pertumbuhan bisnis pascapandemi.

Direktur Utama Bank Jogja, Kosim Junaedi, mengatakan pihaknya sengaja memilih Bank Kota Bogor sebagai tujuan studi banding karena dinilai memiliki kinerja yang cukup impresif. Ia menyebut banyak hal yang dapat dijadikan bahan evaluasi untuk diterapkan di Kota Yogyakarta.

“Kami datang untuk sharing sekaligus mendapatkan update terkait tata kelola dan pertumbuhan bisnis. Banyak informasi berharga yang kami dapatkan dan ini akan menjadi bahan tindak lanjut di Jogja,” ujarnya.

Baca Juga: Dampak Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Ribuan Penumpang KAI Batalkan Perjalanan dan Ajukan Refund

Ia mengungkapkan, salah satu inovasi yang paling menarik perhatian adalah pola penyaluran kredit UMKM di pasar tradisional dengan sistem angsuran harian.

Skema tersebut dinilai efektif dalam menjaga likuiditas nasabah kecil sekaligus memperlancar arus kas perbankan.

“Model angsuran harian ini sangat menarik, karena bisa menyesuaikan dengan pola pendapatan pedagang. Ini akan kami pelajari lebih lanjut untuk kemungkinan diterapkan,” jelasnya.

Baca Juga: Akhirnya Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 April Juni 2026 Sudah Masuk Tahap SPM, Ini Arti Status di SIKS-NG dan Prediksi Kapan Dana Masuk ke KKS

Selain itu, pengelolaan program Simpanan Pelajar (Simpel) di Bank Kota Bogor juga turut menjadi perhatian. Menurutnya, sistem yang diterapkan dinilai rapi dan berpotensi dikembangkan di daerah lain.

Sementara itu, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Munazar, menilai kunjungan tersebut memberikan perspektif baru, khususnya terkait kebijakan pembiayaan daerah.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah wacana penerapan Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) melalui skema subsidi bunga.

Baca Juga: CPNS atau Kopdes, Mana Lebih Menjanjikan? Ini Perbedaan Mencolok Gaji, Status, hingga Aturan Mainnya

“Kami mendapatkan masukan penting terkait subsidi bunga daerah. Ini akan menjadi bahan pembahasan saat rapat kerja dengan Pemkot Yogyakarta,” ujarnya.

Ia juga menyoroti sinergi antara DPRD dan pihak BPR di Kota Bogor yang dinilai mampu mendorong peningkatan kinerja perusahaan sekaligus berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di sisi lain, aspek operasional Bank Kota Bogor turut mendapat apresiasi, terutama dalam menjaga kualitas kredit. Upaya jemput bola kepada nasabah, bahkan sejak dini hari, dinilai efektif menekan angka kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL).

Baca Juga: Rawan Longsor, Kecamatan Bogor Tengah Perkuat Asesmen dan Mitigasi Bencana

“Ada tim yang sudah bergerak sejak pukul tiga pagi untuk menjangkau pedagang pasar. Ini menjadi strategi yang sangat baik dalam menjaga kualitas kredit,” katanya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#Bank Kota Bogor #umkm #dprd