Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pasar Gembrong Diserbu Anak SD yang Belajar Seni Tawar-Menawar, Perumda PPJ Berikan Saran Edukasi

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 30 April 2026 | 06:40 WIB
Sejumlah anak SD kunjungi Pasar Gembrong Kota Bogor belajar tawar menawar. Foto: Dok Perumda PPJ Kota Bogor
Sejumlah anak SD kunjungi Pasar Gembrong Kota Bogor belajar tawar menawar. Foto: Dok Perumda PPJ Kota Bogor

RADAR BOGOR - Perumda PPJ (Pasar Pakuan Jaya) Kota Bogor mengenalkan Pasar Gembrong Sukasari kepada siswa Sekolah Dasar (SD) Highscope Indonesia Rancamaya, Rabu, 29 April 2026. 

Kunjungan ke Pasar Gembrong Kota Bogor ini diinisiasi Perumda PPJ, agar anak-anak sejak dini memahami aktivitas di pasar tradisional, termasuk seni tawar-menawar yang menjadi ciri khasnya.

Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor Jenal Abidin mengatakan, kunjungan ke Pasar Gembrong tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan pasar tradisional kepada generasi muda, mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi.

Baca Juga: Sudah SPM di SIKS-NG, Progres Bansos PKH BPNT Tahap 2 Tahun 2026 dan Ini Jadwal serta Mekanisme Pencairan Dana ke KKS

“Jadi di usia TK, SD hingga mahasiswa kami undang untuk masuk ke pasar tradisional. Ini sebagai sarana edukasi bahwa pasar tradisional itu berbeda dengan mall. Di sini ada proses tawar-menawar, itu seni yang perlu dikenalkan sejak dini,” ujar Jenal.

Ia menjelaskan, Pasar Gembrong Sukasari yang telah direvitalisasi kini dibuat lebih nyaman dan ramah untuk semua kalangan. Tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga sebagai ruang interaksi dan edukasi keluarga.

“Bapak-bapak yang mengantar bisa ngopi sambil menunggu, ada juga playground untuk anak-anak. Ini yang kami kenalkan bahwa pasar tradisional sekarang sudah naik kelas dan bisa menjadi pasar wisata,” jelasnya.

Baca Juga: Salurkan Bantuan ke Cigudeg, KPP KBB Desak Pemkab Bogor Lakukan Mitigasi Bencana

Sementara itu, Guru IPS dan PPKN SD Highscope Indonesia Rancamaya, Anggita Ayu mengatakan, kegiatan tersebut menjadi pembelajaran langsung bagi siswa dalam memahami konsep kebutuhan dan keinginan melalui aktivitas jual beli di pasar.

“Kegiatan ini diperlukan agar anak-anak mengerti tentang jual beli dan memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan. Mereka juga belajar bahwa kebutuhan harus diprioritaskan,” ungkap Ayu.

Dalam kunjungan tersebut, pihak sekolah membawa 12 siswa dari kelas 2 dan 3.

Baca Juga: Satu Langkah Lagi, Status SPM PKH Tahap 2 2026 Sudah Muncul di Bank Penyalur, Tinggal Menunggu SI untuk Pencairan ke Rekening KKS KPM

Menurutnya, sebagian besar siswa baru pertama kali merasakan langsung suasana pasar tradisional.

“Anak-anak sudah terbiasa ke mall, jadi ini pengalaman baru. Di pasar mereka bisa menawar harga, berbeda dengan di mall yang sudah tertera label harga,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kota bogor #Perumda PPJ #pasar gembrong