RADAR BOGOR - Longsor di Kampung Kebon Manggis, Kelurahan Paledang mendapat perhatian serius, Pemerintah Kota Bogor akan memberikan hunian sementara atau (huntara) untuk warga terdampak.
Kepastian ini mengemuka saat Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim meninjau lokasi pada Kamis 30 April 2026 siang.
Dedie menjelaskan pihaknya saat ini tengah mendata warga yang terdampak longsor. Sementara untuk lokasi Huntara sendiri diserahkan ke pihak keluarahan.
“Kami berikan bantuan Huntara kami akan cek berapa banyak tapi intinya untuk menghindarkan korban jiwa kami akan berikan Huntara,” jelas Dedie.
Terkait penanganan longsor sendiri Dedie akan berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Barat, sebab penanganan sungai berada di wilayah Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).
Tebingan yang longsor saat ini sudah ditutup menggunakan terpal dari BPBD, Dedie pun memintra agar warga pindah untuk menghindari dampak berkepanjangan.
Permintaan serupa juga berlaku untuk operasional madrasah yang turut berdampak, di bawah bangunan ini sudah bolong dan akan sangat berbahaya.
“Mau MI mau rumah apapun itu yang dalam kondisi rawan bencana harus dipindah, karena tidak kita tolelir, anak lagi ada pengajian terkena longsoran sehingga jadi korban,” jelas Dedie.
Wali Kota Bogor edie berharap ke seluruh warga untuk selalu waspada apalagi saat ini curah hujan di Kota Bogor terbilang cukup tinggi dengan rata-rata 120 milimeter.
“Jadi saya minta masyarakat Kota Bogor untuk memitigasi bencana dengan menghindari tempat tinggal yang tentu di area yang cukup rawan bencana seperti sekarang,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati