Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Diguyur Hujan Deras Disertai Angin Kencang, 8 Bencana Kepung Kota Bogor dalam Sehari, Mulai dari Banjir hingga Longsor

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 30 April 2026 | 20:16 WIB
Sejumlah bencana terjadi di Kota Bogor saat hujan deras disertai angin kencang, Kamis, 30 April 2026. (Dok. BPBD Kota Bogor)
Sejumlah bencana terjadi di Kota Bogor saat hujan deras disertai angin kencang, Kamis, 30 April 2026. (Dok. BPBD Kota Bogor)

RADAR BOGOR – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bogor pada Kamis, 30 April2026, intensitas hujan yang berlangsung sekitar tiga jam sejak sore hari memicu sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat terdapat 8  kejadian bencana dalam satu hari, peristiwa itu terdiri dari 3 kejadian tanah longsor, 4 cuaca ekstrem, dan 1 peristiwa banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko menyampaikan, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang menjadi pemicu utama rangkaian kejadian tersebut, selain itu, kondisi tanah labil dan bangunan yang sudah tua turut memperparah dampak di lapangan.

Baca Juga: Warga Tanah Sareal Kota Bogor Ditemukan Meninggal di Atap Rumahnya, Diduga Tersengat Listrik

“Berdasarkan laporan harian Pusdalops-PB, total ada delapan kejadian bencana yang tersebar di sejumlah kecamatan. Didominasi oleh longsor dan dampak cuaca ekstrem,” ujarnya.

Salah satu kejadian longsor terjadi di Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah sejak pagi hari, longsoran dengan tinggi sekitar 25 meter dan lebar mencapai 120 meter itu menyebabkan akses jalan warga terputus serta merusak fasilitas umum dan rumah warga.

Selain itu, longsor juga terjadi di Kelurahan Gunungbatu, Kecamatan Bogor Barat. Material tanah yang terkikis aliran kali menyebabkan bagian belakang rumah kontrakan ambruk hingga menimpa pipa PDAM.

Baca Juga: Jadi Pusat Ekonomi, Kelurahan Babakan Kota Bogor Hadapi Masalah PKL hingga Banjir Lintasan

Memasuki sore hari, hujan deras kembali mengguyur dan memicu kejadian lain. Banjir dilaporkan terjadi di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal akibat meluapnya Kali Pasangrahan hingga memutus satu jembatan kayu milik warga.

Di lokasi yang sama, angin kencang juga menyebabkan atap rumah warga beterbangan dan menimpa bangunan di sekitarnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah rumah mengalami kerusakan.

Sementara itu, di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, satu rumah dilaporkan ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan tidak mampu menahan derasnya hujan, penghuni terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.

Kejadian serupa juga menimpa rumah warga lainnya di kawasan yang sama, atap rumah ambruk akibat material bangunan yang sudah keropos, sehingga membutuhkan penanganan darurat berupa pemasangan terpal.

BPBD Kota Bogor memastikan seluruh kejadian telah ditangani oleh tim TRC-PB bersama aparat wilayah setempat. Petugas melakukan assessment, koordinasi, serta penanganan darurat di lokasi terdampak.

Baca Juga: IDI Kota Bogor Siapkan Tiga Agenda Besar pada Mei 2026, Ada Forum Ilmiah hingga Fun Walk

Berdasarkan pantauan, tinggi muka air di Bendung Katulampa dan Bendung Empang masih dalam kondisi normal atau siaga empat. Meski demikian, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat dan angin kencang dalam durasi singkat. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #bencana #longsor #banjir