RADAR BOGOR - Semua harta kekayaan pejabat publik wajib dilaporkan.
Kali ini, dikutip Radar Bogor di laman resmi KPK pada Minggu 2 Mei 2026, dalam LHKPN Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Mochamad Zenal Abidin menunjukkan perubahan yang relatif kecil.
Berdasarkan pelaporan per 31 Desember 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023, Mochamad Zenal Abidin yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bogor mencatat total kekayaan sebesar Rp46.501.870.000.
Baca Juga: Progres Status SPM Bansos PKH-BPNT Tahap 2 dan Panduan Pengecekan Saldo bagi KPM, Simak Selengkapnya
Angka tersebut mengalami penurunan tipis sebesar Rp262.136.000 atau 0,56 persen dari sebelumnya Rp46.764.006.000.
Komposisi kekayaan terbesar masih didominasi oleh aset tanah dan bangunan yang mencapai Rp42.364.000.000 pada 2024.
Nilai ini, sedikit menurun Rp549.000.000 atau 1,28 persen dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp42.913.000.000.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Nongkrong Nyaman di Bogor, Hokie Hub Sediakan Ruang untuk Kerja dan Bersantai
Sebagian besar aset properti tersebut berasal dari warisan.
Di antaranya, tanah dan bangunan seluas 250000 m2/500 m2 di Kabupaten Subang tetap menjadi aset terbesar dengan nilai Rp35.000.000.000 tanpa perubahan.
Selain itu, terdapat beberapa properti lain di Kota Bogor, seperti tanah dan bangunan seluas 350 m2/300 m2 senilai Rp2.500.000.000 serta tanah seluas 150 m2 senilai Rp1.400.000.000 yang juga tidak mengalami perubahan.
Namun demikian, terdapat beberapa aset yang tidak lagi tercatat pada laporan 2024, yakni tanah seluas 429 m2 senilai Rp429.000.000 dan tanah seluas 120 m2 senilai Rp120.000.000.
Sementara itu, tanah seluas 164 m2 tetap tercatat dengan nilai Rp164.000.000.
Pada sektor alat transportasi dan mesin, terjadi peningkatan cukup signifikan dari Rp910.000.000 pada 2023 menjadi Rp1.545.000.000 di 2024 atau naik Rp635.000.000 (69,78 persen).
Kenaikan ini dipengaruhi oleh penambahan mobil Toyota Vellfire tahun 2015 senilai Rp725.000.000.
Sementara itu, beberapa kendaraan lain tidak lagi tercatat, seperti Toyota Avanza tahun 2012 yang sebelumnya bernilai Rp90.000.000.
Adapun kendaraan lain seperti Toyota Fortuner tahun 2018 senilai Rp350.000.000, Kawasaki KLX tahun 2015 senilai Rp15.000.000, Vespa Piaggio tahun 2022 senilai Rp36.000.000, serta Toyota Innova Zenix tahun 2023 senilai Rp419.000.000 tidak mengalami perubahan nilai.
Di sisi likuiditas, kas dan setara kas tercatat mengalami penurunan dari Rp2.941.006.000 menjadi Rp2.592.870.000 atau berkurang Rp348.136.000 (11,84 persen).
Secara keseluruhan, total harta sebelum dikurangi kewajiban mencapai Rp46.501.870.000 pada 2024, turun tipis dari Rp46.764.006.000 di tahun sebelumnya.
Baca Juga: Mau Nyate di Tengah Hutan Pinus? Sate MKU di Puncak Bogor Tawarkan Suasana yang Beda
Dalam LHKPN KPK ini tidak terdapat catatan utang, sehingga total kekayaan bersih sama dengan total aset yang dimiliki. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti