RADAR BOGOR – Rombongan calon jemaah haji Kota Bogor diberangkatkan dari Masjid Raya Kota Bogor, Sabtu 2 Mei 2026.
Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi pelepasan jemaah haji Kota Bogor yang dihadiri keluarga para jemaah.
Di antara ratusan jemaah haji Kota Bogor, sosok Sjachja (81) asal Bogor Selatan menjadi perhatian.
Baca Juga: 444 Jemaah Haji Kota Bogor Kloter 10 Dilepas Hari Ini, Siap Terbang Besok
Di usia yang sudah sepuh, ia tetap menunjukkan semangat tinggi untuk menunaikan ibadah haji tanpa bantuan kursi roda.
Sjachja tercatat mendaftar haji sejak Maret 2019 menggunakan tabungan hasil wirausaha.
Setelah menunggu beberapa tahun, ia akhirnya berangkat pada 2026 melalui program percepatan lansia.
Baca Juga: Informasi Bansos 2 Mei 2026, Pantauan Saldo KKS di 3 Bank Utama dan Status Kelayakan Desil 3-4
Keberangkatan Sjachja tidak sendiri. Ia didampingi sang anak, Deny Rudiansyah (49), yang turut berangkat untuk memastikan ayahnya dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar.
“Bapak kan sudah lansia dan lumayan sepuh, jadi memang perlu ada pendampingan khusus dari anaknya,” ujar Deny.
Ia menyebut, kondisi sang ayah saat ini dalam keadaan sehat. Selama prosesi ibadah haji nanti, ayahnya berencana tetap berjalan kaki selama masih mampu tanpa menggunakan kursi roda atau skuter.
“Alhamdulillah, di umur saya yang ke-49 tahun ini, saya bersyukur mendapat tugas untuk menjaga dan mendampingi Bapak beribadah di Tanah Suci,” tambahnya.
Meski telah memasuki usia lanjut, kondisi fisik Sjachja masih terbilang prima. Ia bahkan bertekad menjalani rangkaian ibadah haji dengan berjalan kaki selama masih mampu.
Jemaah haji Kota Bogor dari Bogor Selatan ini mengaku bahagia akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci setelah menunggu sejak 2019.
“Sekarang saya berangkat berdua didampingi oleh anak saya. Kalau ditanya perasaannya, ya tentu senang banget akhirnya bisa berangkat haji,” tutur Sjachja. (uma)
Editor : Yosep Awaludin