RADAR BOGOR – Di tengah pemberangkatan ratusan calon jemaah haji Kota Bogor, sosok Najla Fadhilah Imani Latuconsina (22) menjadi perhatian sebagai jemaah termuda tahun ini.
Najla berangkat bersama keluarganya untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Najla berangkat bersama sang kakak, Zalfa Maritza Aulia Latuconsina yang juga 22 tahun mendampingi kedua orang tuanya.
Awalnya, hanya kedua orang tua yang direncanakan berangkat namun akhirnya dia dan kakaknya bisa berangkat.
“Senang banget sih, pasti. Mama itu sudah daftar haji dari sekitar tahun 2015-an. Kemudian ada kabar kalau Mama sama Papa bisa menarik kuota untuk pendamping. Jadi, yang ditarik untuk ikut berangkat adalah aku sama Kakak, sedangkan adik aku tidak bisa ikut,” katanya sesaat sebelum pemberangkatan jamaah haji di Masjid Raya Kota Bogor, Sabtu 2 Mei 2026.
Di usianya yang masih 22 tahun, Najla diketahui sudah bekerja. Ia bersyukur mendapat izin cuti dari tempat kerjanya untuk bisa menunaikan ibadah haji bersama keluarga.
Baca Juga: 444 Jemaah Haji Kota Bogor Kloter 10 Dilepas Hari Ini, Siap Terbang Besok
“Umurku sekarang 22 tahun, nanti tanggal 2 Desember baru masuk 23 tahun. Alhamdulillah, kami berdua bisa mendapatkan izin cuti haji dari kantor,” tuturnya.
Ia menjelaskan, setelah mendapatkan kepastian berangkat, dirinya segera mengurus perizinan kerja dan melengkapi berbagai persiapan keberangkatan, termasuk vaksinasi yang menjadi syarat wajib.
“Setelah urusan kantor beres, aku baru menjalani tahapan-tahapan persiapan lainnya, seperti suntik vaksin polio dan meningitis. Intinya aku tinggal mengikuti prosesnya saja,” jelasnya.
Baca Juga: Informasi Bansos 2 Mei 2026, Pantauan Saldo KKS di 3 Bank Utama dan Status Kelayakan Desil 3-4
Selain persiapan fisik dan administrasi, Najla juga mempersiapkan diri dari sisi ibadah. Ia mengaku akan mengandalkan buku panduan selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Tantangannya mungkin harus banyak menghafal surah-surah atau doa. Tapi kami sudah dikasih buku panduan. Jadi, kalau sudah di sana nanti, aku akan full baca dari buku panduan itu saja, karena di dalamnya sudah lengkap dengan ayat-ayatnya,” katanya.
Menariknya, Najla juga mengaku menerima banyak titipan doa dari teman-temannya.
Ia bahkan menyiapkan cara khusus agar semua doa tersebut tetap bisa dipanjatkan saat berada di Tanah Suci.
“Banyak banget teman-teman yang titip doa ke aku. Sudah banyak yang membuat list titipan doa lengkap dengan nama panjang mereka. Nanti rencananya aku akan baca titipan doa itu lewat chat di HP," katanya.
"Tapi kalau misalnya nanti di sana tidak memungkinkan untuk buka HP, paling list doanya akan aku pindahkan dulu ke notes atau catatan,” pungkasnya. (uma)
Editor : Yosep Awaludin