RADAR BOGOR - Laporan terbaru Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mengungkap perkembangan kekayaan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, pada periode 31 Desember 2024.
Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan dibandingkan laporan tahun sebelumnya.
Total kekayaan bersih Denny Mulyadi pada 2024 tercatat sebesar Rp5.050.258.299, naik Rp535.606.095 atau 11,86 persen dari tahun 2023 yang sebesar Rp4.514.652.204.
Kenaikan ini mencerminkan pertumbuhan aset yang cukup stabil di tengah beberapa komponen yang tidak mengalami perubahan.
Pada sektor tanah dan bangunan, nilai aset tercatat tetap sebesar Rp3.504.820.000, tanpa perubahan dari tahun sebelumnya.
Aset ini tersebar di sejumlah wilayah seperti Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Bandung.
Beberapa di antaranya meliputi tanah dan bangunan seluas 90 m2/36 m2 di Bogor senilai Rp189.000.000, serta tanah seluas 267 m2 dan 595 m2 di Bandung masing-masing senilai Rp133.500.000 dan Rp297.500.000.
Selain itu, terdapat pula properti berupa tanah dan bangunan seluas 196 m2/187 m2 di Kota Bogor senilai Rp308.810.000, serta berbagai bidang tanah lainnya dengan nilai bervariasi, seperti tanah seluas 215 m2 senilai Rp132.010.000 dan tanah seluas 90 m2 senilai Rp135.000.000.
Denny juga tercatat memiliki tanah seluas 250 m2 senilai Rp50.000.000, serta sejumlah properti lain di Bogor dengan nilai mulai dari Rp100.000.000 hingga Rp500.000.000.
Baca Juga: Sam Claflin Jadi Kandidat Kuat di Serial Harry Potter HBO, Andy Serkis Incar Peran Voldemort
Salah satu aset bernilai besar lainnya adalah tanah seluas 26 m2 di Kota Bogor yang tercatat senilai Rp500.000.000.
Selain itu, terdapat properti berupa tanah dan bangunan seluas 345 m2/115 m2 senilai Rp389.000.000, serta aset di Bandung berupa tanah dan bangunan seluas 102 m2/64 m2 dengan nilai Rp310.000.000.
Di sektor alat transportasi dan mesin, terjadi kenaikan cukup signifikan dari Rp1.483.000.000 pada 2023 menjadi Rp1.953.000.000 di 2024, atau meningkat Rp470.000.000 (31,69 persen).
Kenaikan ini didorong oleh penambahan satu unit mobil Suzuki Jimny tahun 2024 senilai Rp470.000.000.
Selain itu, Denny Mulyadi juga tercatat memiliki sejumlah kendaraan lain seperti Vespa Sprint 150 tahun 2015 senilai Rp25.000.000.
Mitsubishi Mini Bus tahun 2016 senilai Rp375.000.000, Honda CMX500AK tahun 2019 senilai Rp130.000.000.
Hyundai Ioniq 5 tahun 2022 senilai Rp868.000.000, serta Vespa Sprint S 150 TFT tahun 2022 senilai Rp85.000.000.
Untuk kategori harta bergerak lainnya, nilainya tercatat tetap sebesar Rp38.000.000. Sementara itu, surat berharga dan harta lainnya tidak dilaporkan atau bernilai nol.
Kenaikan juga terlihat pada kas dan setara kas yang melonjak menjadi Rp57.818.299 pada 2024 dari Rp25.592.204 pada 2023, atau naik Rp32.226.095 (125,92 persen).
Secara keseluruhan, total harta sebelum dikurangi utang mencapai Rp5.553.638.299, meningkat Rp502.226.095 atau 9,94 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp5.051.412.204.
Di sisi lain, jumlah utang justru mengalami penurunan dari Rp536.760.000 menjadi Rp503.380.000, atau turun Rp33.380.000 (6,22 persen). (*)
Editor : Siti Dewi Yanti