RADAR BOGOR - Aksi bentrokan antar kelompok pemuda kembali pecah di ruas Jalan Dadali Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Minggu 3 Mei 2026.
Bentrokan ini membuat sejumlah pengendara yang melintas di ruas jalan tersebut resah. Para pelaku tampak membawa sajam dalam aksinya.
Dalam video yang beredar kelompok pemuda itu terlihat datang dari arah Kebon Pedes. Mereka kemudian nyebrang perlintasan kereta sebidang.
Aksi bentrokan ini kemudian pecah di tengah-tengah Jalan Dadali. Para pengendara sampai menghentikan laju kendaraanya saking khawatirnya terkena amukan nyasar.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi menjelaskan pihaknya langsung meluncur ke lokasi kejadian. Namun para pemuda itu sudah kabur.
“Karena memang biasanya disitu cuma lewat aja, lima menit sepuluh menit langsung bubar,” kata Doddy pada Radar Bogor.
Namun Doddy menyebut, insiden ini jadi pelajaran bagi pihaknya. Aparat kepolisian digaransi akan semakin gencar untuk patroli di jam-jam rawan bentrokan.
“Kami ada patroli rutin. Per dua jam kita keliling. Karena wilayah Tanah Sareal kan dari Kayumanis sampai ke Dadali. Jadi lumayan luas,” ujar Doddy.
Doddy meminta agar masyarakat ikut aktif terlibat. Apabila mendapati tindakan atau prilaku yang dirasa melanggar hukum, Polisi buka pintu untuk menerima laporan.
Baca Juga: Resep Tumis Ayam Buncis Sehat dan Praktis, Menu Tinggi Protein yang Cocok untuk Diet
“Dimohon kerja sama dengan masyarakat apabila ada segala sesuatu langsung diinformasikan dan laporkan ke 110,” terang Doddy, Minggu 3 Mei 2026.
Aksi bentrokan disebut Doddy bukanlah hal yang dibenarkan. Apalagi para pelakunya kerap membawa Sajam. Prilaku ini membahayakan keselamatan.
“Bukan hanya pelaku tapi warga disekitar, yang namanya bentrokan pasti bawa sajam. Kalau kedapatan kami pasti akan langsung amankan,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin