RADAR BOGOR - Pemenang sayembara logo Hari Jadi Bogor atau HJB ke-544 resmi ditetapkan, Minggu, 3 Mei 2026. Hal ini diumumkan Pemkot Bogor melalui laman instagram resminya.
Muhamad Ilham Akbar, warga Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor keluar sebagai pemenang. Karyanya mengusung pendekatan fluid ribboning atau pita mengalir yang membentuk tipografi angka 544 secara tersembunyi.
Secara visual, desain tersebut menampilkan kesan dinamis dan modern. Konsepnya merepresentasikan sinergi antara pemerintah dan masyarakat yang terus bergerak maju tanpa meninggalkan akar budaya Sunda.
Logo karya Ilham juga mengandung interpretasi bentuk kujang sebagai simbol kebanggaan Sunda. Elemen tersebut melambangkan ketajaman pikiran, kelestarian lingkungan, serta warisan budaya.
Selain itu, tarikan garis yang membentuk angka 5 menggambarkan aliran air sebagai ciri khas Kota Hujan. Visual tersebut juga dimaknai sebagai fleksibilitas, wawasan luas, dan inovasi menuju Bogor Maju.
Baca Juga: Garudayaksa FC Promosi ke Super League, Bupati Rudy Susmanto Titip Hal Ini untuk Persikabo Bogor
Sebanyak 117 peserta mengikuti Sayembara Desain Logo dan Visual HJB ke-544. Tema yang diangkat yakni “Bogor Nanjeur” yang merepresentasikan kota yang terus maju dan berkembang.
Dalam prosesnya, seluruh karya telah melalui penilaian dewan juri. Tim juri terdiri dari desainer grafis, peneliti desain, serta perwakilan asosiasi profesi.
Ketua Panitia HJB ke-544, Iceu Pujiati, menyampaikan bahwa proses sayembara kini telah mencapai tahap akhir. Ia mengapresiasi antusias para peserta yang ikut terlibat.
“Para juri telah melaksanakan penilaian dan sudah ada pemenangnya. Apresiasi kepada seluruh masyarakat Kota Bogor yang sangat antusias mengikuti sayembara ini,” ujar Iceu.
Dari total peserta, sebanyak 50 berasal dari Kota Bogor dan 67 lainnya dari luar daerah. Hasil verifikasi menunjukkan 47 karya dinyatakan orisinal, sementara 70 lainnya terdeteksi menggunakan AI.
Salah satu juri, Bima Nurin Aulan, mengatakan penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria. Mulai dari tampilan visual, keterbacaan, kesesuaian tema, hingga kemudahan implementasi.
“Pemenangnya unggul dari kesesuaian tema dan visualnya menarik. Branding-nya juga dinilai paling lengkap dan bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua REKA Bogor yang juga sebagai Juri Sayembara, Georgian Marcello menilai tingginya partisipasi menunjukkan antusiasme masyarakat.
“Pesertanya mencapai 117 orang. Logo pemenang ini representatif dengan identitas warga Bogor. Semoga juga bisa mendorong pergerakan ekonomi masyarakat,” pungkasnya (bay)
Editor : Eka Rahmawati