RADAR BOGOR - Pembatasan pemakaian handphone di sekolah mulai diterapkan juga di Kota Bogor. Aturan ini bahkan sudah berjalan hampir satu pekan lebih.
Mayoritas yang menerapkan kebijakan pembatasan handphone itu adalah sekolah menengah akhir. Para siswa disebut lebih aktif dan asik bersosialisasi dengan rekan sejawatnya.
Hal ini seperti yang dialamai para siswa di SMAN 5 Kota Bogor. Sekolah yang terletak di Jalan Manunggal tersebut sudah hampir satu pekan membatasi siswa dari handphone.
Baca Juga: Lebaran Depok 2026! Gelar Event 5 hari Berturut-Turut, Warga Lokal : Banyak Hiburan Sekarang
“Berlaku dari minggu lalu. Berarti sekarang itu kita minggu kedua melaksanakan itu,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 5 Kota Bogor, Dini Ruswardiningsih.
Sebelum mulai pembelajaran siswa wajib mengumpulkan Hp nya ke Wali Kelas. Pihak sekolah turut menyediakan semacam keranjang sebagai wadah pengumpulan HP.
“Dimulai dari pukul 06.30 WIB. Hp nya dikumpulin ke wali kelas, terus dibawa ke dalam satu ruangan khusus. Dikembalikan jam 15.00 pas mereka pulang,” ujar Dini.
Baca Juga: Insiden KRL Jakarta Nambo: Wanita Diduga Alami Pelecehan, Pelaku Diamankan
Pembatasan pemakaian Hp di sekolah ini semula tidak berjalan mulus. Para siswa kerap merasa boring saat jam istirahat. Mereka bingung mengisi waktu luang.
Namun secara bertahap siswa mulai bisa beradaptasi. Siswa SMAN 5 Kota Bogor banyak yang memilih untuk bermain permainan tradisional saat jam istirahat.
“Yang laki-laki main Cing Benteng, terus yang cewe main congklak, bola bekel, balok susun, catur, jadi lebih banyak sosialisasi sama teman-temannya,” terang Dini.
Tidak hanya itu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) juga dinilai lebih efektif. Kini guru-guru tidak lagi naik pitam saat memaparkan materi pembelajaran.
“Guru-guru alhamdulillah tidak menemukan lagi anak anak yang bermain Hp selama pembelajaran. Jadi mereka bisa lebih konsentrasi,” ucap Dini.
Meski begitu pihak sekolah tetap memberikan keringanan saat Hp dibutuhkan sebagai media pembelajaran. Skemanya siswa izin ke wali kelasnya.
Kebijakan serupa juga berlaku di SMAN 3 Kota Bogor. Pembatasan pemakaian handphone di sekolah ini sudah mulai berjalan sejak 27 April 2026 silam.
Radar Bogor berkesampatan untuk mendatangi sekolah tersebut, Senin 4 Mei 2026. Lokasinya berada di wilayah Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur.
Sekira pukul 09.30 WIB para siswa langsung membeludak ke luar kelas. Mereka berkumpul di lapangan sekolah, sebagian lainnya di selasar kelas.
“Mereka ada yang olahraga main badminton. Jadi memang seperti yang tadi dilihat di lapangan lebih ramai,” ucap Plt Kepala SMAN 3 Kota Bogor, Eva Farida.
Bagi Eva pembatasan pemakaian handphone ini berdampak positif bagi aktivitas sosial siswa. Mereka disebutnya lebih simpatik dan empatik kepada teman-temannya.
“Semakin merasakan rukun antar teman. Kan sebelum pembatasan mereka banyaknya main hp sendiri walaupun berdekatan,” ujar Eva.
Melihat dampak positif ini, Eva bahkan seringkali meminta kepada wali murid untuk tidak mengizinkan anaknya membawa Hp. Namun memang ini belum berjalan optimal.
Baca Juga: Massa dari Rumpin hingga Cigudeg Konvoi ke Cibinong Bogor, Tuntut Tambang Dibuka Kembali
“Karena kan ada beberapa yang pulang mesti naik ojek online. Kalau Hp nya kan kami kumpulkan di satu berangkas. Ke depan kami akan pakai kunci juga,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin