RADAR BOGOR – Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor sejak siang hingga malam hari, Senin, 4 Mei 2026 memicu sejumlah bencana hidrometeorologi.
Berdasarkan data sementara, tercatat 11 kejadian tanah longsor, 8 titik banjir, serta 3 kejadian atap rumah ambruk di berbagai wilayah.
Banjir terjadi mulai dari kawasan permukiman hingga ruas jalan utama. Kondisi ini menyebabkan aktivitas warga terganggu, bahkan di sejumlah titik memicu kemacetan lalu lintas akibat genangan air.
Banjir dilaporkan menerjang permukiman warga di Cibalagung, Kelurahan Pasirkuda, Kecamatan Bogor Barat hingga setinggi pinggang orang dewasa. Air merendam kawasan Gang Darma Jaya yang berada di sekitar Masjid Al Ikhlas dengan ketinggian yang mengganggu aktivitas warga.
Peristiwa serupa juga terjadi di Kampung Kebon Karet, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara. Banjir di wilayah ini disebabkan oleh luapan sungai di sekitar permukiman, sehingga sejumlah rumah warga terdampak genangan.
Sementara itu, banjir lintasan terjadi di Jalan BNR, Kecamatan Bogor Selatan. Genangan air di ruas jalan tersebut menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang, terutama menuju arah Cipinang Gading.
Baca Juga: Longsor Terjang Permukiman di Sukasari Kota Bogor, 5 Rumah Terdampak, Satu Warga Luka-luka
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menyebutkan kejadian atap rumah ambruk terjadi di Kelurahan Sukadamai, Cilendek Barat, dan Sindangsari, dari ketiga lokasi tersebut, satu di antaranya masih dalam penanganan.
Selain itu, 8 titik banjir tersebar di antaranya di wilayah Cikaret, Pasirjaya, Pasirkuda, Loji, Tanah Baru, hingga Mulyaharja, beberapa titik masih dalam penanganan, sementara lainnya telah berangsur surut.
Adapun kejadian tanah longsor tercatat di 11 titik yang tersebar di wilayah Bogor Barat, Bogor Selatan, dan Bogor Timur. Sejumlah lokasi masih dalam kondisi darurat dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.(uma)
Editor : Eka Rahmawati