Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bertemu Gubernur Jakarta Pramono Anung, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Bahas LRT Jabodebek hingga Masalah Banjir

Fikri Rahmat Utama • Senin, 4 Mei 2026 | 23:11 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Dok. Humas Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Dok. Humas Pemkot Bogor)

RADAR BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026. Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis lintas daerah dalam kerangka kerja sama kawasan aglomerasi Jabodetabek.

Dalam diskusi tersebut, Dedie menekankan bahwa persoalan perkotaan seperti kemacetan, banjir, lingkungan, hingga penanganan bencana tidak bisa diselesaikan secara terpisah oleh masing-masing daerah. Ia menilai diperlukan sinergi antardaerah agar solusi yang dihasilkan lebih terpadu dan berdampak luas.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif dalam skema aglomerasi menjadi kunci untuk menghasilkan penanganan yang lebih komprehensif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Siap-Siap, Penggunan HP bagi Pelajar di Kota Bogor bakal Dibatasi, Dedie Rachim: Masih Dikaji

“Isu transportasi, banjir, lingkungan, hingga pelayanan kebencanaan tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri, harus ada langkah bersama dalam kerangka aglomerasi agar penanganannya lebih komprehensif, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Dedie, Senin, 4 Mei 2026.

Di sektor transportasi, pembahasan mencakup kelanjutan pengembangan LRT Jabodebek serta integrasi layanan TransJakarta hingga rute Bogor–Blok M. Selain itu, konektivitas menuju Terminal Bubulak juga menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan mobilitas warga di kawasan penyangga ibu kota.

Baca Juga: Pastikan Tak Buang Limbah Sembarangan, Botani Square dan Hotel Santika Ajak Pemkot Bogor Cek Sanitasi Limbah

Dedie menyebut, integrasi transportasi massal sangat penting untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat. Ia berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat mempercepat terwujudnya sistem transportasi yang saling terhubung.

Selain itu, penanganan banjir juga menjadi fokus pembahasan. Dedie menegaskan bahwa persoalan ini harus ditangani secara menyeluruh dari wilayah hulu hingga hilir. Sebagai daerah hulu, Kota Bogor memiliki peran penting dalam mengendalikan aliran air yang berdampak ke wilayah Jakarta.

Baca Juga: Warga yang Tinggal di Sisi Sungai Cikaret Gang Ago Pasirjaya Kota Bogor Diungsikan Pasca Jembatan Ambruk

Ia menilai, kerja sama lintas wilayah menjadi solusi utama dalam mengatasi persoalan tersebut, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui pengelolaan lingkungan dan penataan ruang yang terintegrasi.

Dalam pertemuan itu, juga dibahas peluang dukungan dari Pemprov DKI Jakarta, termasuk hibah dan penguatan kerja sama lintas sektor. Dukungan tersebut mencakup pengelolaan sampah, pelestarian lingkungan, hingga peningkatan kapasitas penanggulangan kebakaran.

Dedie menegaskan bahwa posisi Kota Bogor sebagai daerah penyangga utama Jakarta menjadikannya memiliki peran strategis dalam kawasan metropolitan. Oleh karena itu, kolaborasi antardaerah perlu terus diperkuat agar pembangunan berjalan selaras dan manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.(uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #lrt #pramono anung #Dedie Rachim #banjir