RADAR BOGOR - Bangunan majelis taklim dan masjid yang ambruk di Gang Ago, Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor disarankan tidak dibangun lagi.
Kondisi itu disebabkan lokasi dua bangunan di Pasir Jaya itu berada di bantaran Sungai Cikaret yang kerap kali meluap saat hujan deras.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih menjelaskan bahwa pihaknya akan segera membuat Tembok Penahan Tana (TPT) di lokasi tersebut.
“Jadi kalau untuk TPT di atasnya tidak boleh ada bangunan lagi. Kalau melihat kondisi lokasi musala ini sudah tidak dimungkinkan dibangun lagi,” jelas Esti.
Meski begitu Esti menyerahkan kebijakan pembangunan kepada pengurus wilayah setempat. Hanya memang dua bangunan tersebut perlu diratakan terlebuh dahulu.
“Jadi kita akan mengerjakan, memasang TPT tapi dengan konsekuensi harus clear atas bawah,” jelas Esti saat ditemui Radar Bogor di Pasir Jaya, Bogor Barat.
Baca Juga: Jumlah Pengangguran di Indonesia Diklaim Turun, BPS Beberkan Jumlah dan Fakta Lainnya
Pemkot Bogor digaransi akan turut pula memperbaiki jembatan yang putus di Gang Ago, Pasir Jaya.
Sebab fasilitas tersebut menjadi akses vital warga yang menghubungkan dua wilayah.
“Terkait untuk jembatan tentu akan kita usulkan melalui anggaran BTT secepatnya supaya akses masyarakat dapat terlayani,” ujarnya.
Baca Juga: Paramount Siapkan Teror Baru, Film Horor Longlegs Rilis Resmi 2028, Momen Kembalinya Nicolas Cage
Pembangunan jembatan disebut Esti akan menjadi prioritas. Sehingga seluruh pekerja akan langsung dikerahkan untuk percepatan penanganan.
Beradasarkan informasi yang dihimpun, petugas sudah mulai melakukan pengerjaan, Selasa 5 Mei 2026. Tubuh jembatan mulai dirobohkan.
“Sebetulnya kemarin kami sudah mulai mau perbaiki tapi yang namanya bencana ga ada assalamualikum. Kami akses anggaran BTT segera,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin