RADAR BOGOR - Pembangunan zona PKL di Nyi Raja Permas belum jelas. Para pedagang di Alun-Alun Kota Bogor pun turut menagih realisasi rencana tersebut.
Pedagang Alun-Alun sendiri dikabarkan jadi salah satu yang akan mengisi Zona PKL di Nyi Raja Permas. Lokasi tersebut rencana dibuat semacam hanggar besar.
Namun rencana pembangunan zona PKL di Nyi Raja Permas itu belum menemui titik terang. Kondisi ini yang membuat para PKL nekat berjualan di area trotoar Alun-Alun Kota Bogor.
Baca Juga: Indomaret Cabang Bogor 2 Gelar Donor Darah, Berhasil Kumpulkan 72 Kantong untuk PMI
Pantauan di lokasi, lapak PKL masih banyak ditemukan di sebrang Alun-Alun Kota Bogor. Dagangan yang dijual seperti makanan, minuman, hingga beragam aksesoris.
Salah satu pedang Sutini mengaku sudah lama jualan di lokasi tersebut. Lapaknya sendiri sudah sering ditertibkan oleh Satpol PP Kota Bogor.
“Ini jualan kopi, rokok, es. Udah sering juga (Ditertibkan) tapi mau gimana lagi kan kita juga butuh uang buat kebutuhan,” jelas Sutini pada Radar Bogor.
Baca Juga: Popolo Mini Bogor, Tempat Nongkrong Hidden Gem dengan Outdoor Luas dan Playground Anak
Sutini menerangkan ia belum mengetahui soal pembangunan zona PKL di Nyi Raja Permas. Namun ia turut mendukung terkait rencana tersebut.
“Kalau kita dikasih lapak mah saya si mendukung aja. Daripada jadi kaya kejar-kejaran disini sama petugas kan ga nyaman juga,” terang Sutini.
Namun ia turut mengkritisi soal Zona PKL Nyi Raja Permas. Sebab biasanya rencana-rencana seperti itu dipandang hanya omong kosong dan tanpa kejelasan.
“Ini sampai sekarang aja kan belum ada. Jadi coba aja bangun dulu kasih solusi jangan digusur-digusur doang. Kalau tanpa pedagang kan sepi juga,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas KUMKM Dagin Kota Bogor Rahmat Hidayat menjelaskan pembangunan Zona PKL di Nyi Raja Permas sendiri tanggung jawab Disperumkim.
“Zona PKL pembangunannya di Perumkim. Kalau kami pengelolanya saja,” kata Rahmat saat dikonfirmasi Radar Bogor, Kamis 7 Mei 2026 siang.
Rahmat pun belum bisa memastikan berapa banyak pedagang yang bisa diakomodir di Zona PKL tersebut. Sebab masih dalam tahap perencanaan.
Baca Juga: Remake The One Piece Tayang Februari 2027 di Netflix, Hadir 7 Episode Sekaligus
“Belum bisa kita pastikan, karena masih proses percanaan di Disperumkim,” terang Rahmat saat dikonfirmasi lebih lanjut.
Hal senada juga diutakan oleh Kepala Disperumkim Chusnul Rozaqi. Pihaknya pun belum bisa memastikan waktu pasti realisasi Zona PKL Nyi Raja Permas. “Masih direncanakan,” singkay Chusnul saat dihubungi. (bay)
Editor : Yosep Awaludin