RADAR BOGOR – Proyek galian utilitas di Kota Bogor menuai keluhan dari warga karena bekas galian tidak ditutup dengan baik sehingga menyebabkan kerusakan jalan di sejumlah titik.
Kondisi tersebut terlihat di ruas Jalan RE Abdullah, Kecamatan Bogor Barat. Di lokasi itu, masih banyak lubang bekas galian utilitas yang belum tertutup secara maksimal.
Selain itu, area pedestrian Bogor juga mengalami kerusakan, sementara ceceran tanah bekas galian utilitas membuat jalan tampak kotor dan tidak tertata.
Situasi serupa juga ditemukan di Jalan Merdeka. Bedanya, di lokasi ini pekerjaan masih berlangsung.
Tanah hasil galian ditampung dalam karung dan diletakkan di area pedestrian sehingga mengganggu akses pejalan kaki.
Warga sekitar, Ami, menilai pekerjaan galian utilitas tersebut tidak dikelola dengan baik. Ia mengatakan kondisi jalan di depan rumahnya sering menjadi becek saat hujan turun.
“Tanahnya sampai menutupi setengah pagar, jadi becek kalau hujan,” ujar Ami kepada Radar Bogor di Jalan RE Abdullah, Kamis, 7 Mei 2026 sore.
Ami juga menyebut proyek galian di depan rumahnya sudah hampir dua minggu tidak dikembalikan seperti kondisi semula, sehingga menimbulkan keresahan warga.
Ia menambahkan, sejumlah pengendara bahkan sempat terjatuh akibat kondisi jalan yang rusak. Berdasarkan pengamatannya, sedikitnya ada tiga pengendara yang mengalami kecelakaan di lokasi tersebut.
“Kurang lebih ada tiga motor yang jatuh. Kami yang di rumah malah jadi disalahkan. Padahal sudah kami ingatkan, tapi tidak ditanggapi,” ungkapnya.
Perempuan 32 tahun itu juga mengaku sempat berkomunikasi dengan pekerja proyek terkait kepastian perbaikan jalan di depan rumahnya.
“Saya sampai pernah tahan kunci mobil mereka. Setelah saya terus mendorong, baru diperbaiki sedikit. Saya hanya ingin jalan ini dirapikan lagi, karena aspal di depan rumah ini saya buat dari dana pribadi, bukan pemerintah,” pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga