RADAR BOGOR – Bekas galian utilitas di sejumlah titik Kota Bogor dipastikan PUPR akan segera ditangani secara menyeluruh. Hal ini menyusul adanya keluhan warga terkait kondisi galian yang belum dirapikan dengan maksimal.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih menjelaskan, bahwa proyek galian utilitas saat ini memang belum sepenuhnya selesai karena masih terdapat tahapan konektivitas jaringan kabel.
“Galian utilitas yang belum dirapikan seperti di RE Abdullah itu karena kemungkinan pekerjaannya belum selesai, masih ada tahap konektivitas antar kabel,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Bogor kepada Radar Bogor.
Baca Juga: Lebaran Depok 2026 di Alun-alun GDC Bernuansa 70-an, UMKM Lokal Jadi Daya Tarik Utama
Ia menegaskan, setelah seluruh proses pekerjaan selesai, pihak pelaksana wajib mengembalikan kondisi jalan seperti semula. Ketentuan tersebut sudah diatur dalam perjanjian kerja sama (PKS).
“Pasti akan dikembalikan seperti kondisi awal karena dalam PKS dengan Apjatel, pemeliharaan dan perapihan menjadi tanggung jawab mereka,” jelasnya.
Pemerintah Kota Bogor, lanjut Esti, tidak akan lepas tangan dalam pengawasan proyek tersebut. Pihaknya terus melakukan pemantauan selama proses pengerjaan berlangsung.
“Jika ada titik yang belum maksimal, akan kami laporkan dan pihak pelaksana yang akan melakukan perbaikan,” tambahnya saat ditemui, Kamis, 7 mei 2026 sore.
Galian utilitas sendiri merupakan bagian dari program penataan kabel udara agar dipindahkan ke bawah tanah. Program ini ditargetkan membuat Kota Bogor lebih rapi dan bebas dari kabel semrawut di atas jalan.
Pada tahun ini, penataan kabel udara dilakukan di empat ruas jalan dengan total target relokasi mencapai 11,4 kilometer kabel ke dalam tanah.
Baca Juga: Waspada! Bencana Hantui Kota Bogor, Hilangnya RTH dan Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
Rinciannya meliputi Jalan RE Martadinata hingga Tentara Pelajar sepanjang 2,3 km, Jalan Suryakencana hingga Jalan Siliwangi 2,6 km, Jalan Aria Surialaga hingga Aria Suriawinata 2,5 km, serta Jalan RE Abdullah hingga Jalan Merdeka sepanjang 4 km.
“Target keseluruhan relokasi mencapai sekitar 11 kilometer,” pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga