RADAR BOGOR - Pada tahun ini, peringatan Milangkala Tatar Sunda diramaikan dengan rangkaian kegiatan budaya bertajuk Kirab Budaya Tatar Sunda “Napak Tilas Padjadjaran”. Kota Bogor menjadi salah satu daerah yang akan dilalui rombongan kirab budaya tersebut.
Sebelum tiba di Kota Bogor, kirab budaya Sunda tersebut telah lebih dulu digelar di sejumlah daerah seperti Tasikmalaya, Garut, dan Cianjur. Rombongan dijadwalkan tiba di Kota Bogor pada Jumat malam, 8 Mei 2026.
Pemerintah Kota Bogor pun terus mempersiapkan pelaksanaan Kirab Budaya Bogor agar berjalan lancar dan meriah.
Baca Juga: Hore, Bansos BPNT Tahap 2 Rp600 Ribu Dikabarkan Mulai Cair, Kemensos Tetapkan 475 Ribu KPM Baru
Rute kirab akan dimulai dari Museum Pajajaran Bogor menuju Simpang Batutulis, lalu dilanjutkan ke Jalan NV Sidik hingga Simpang Ahoy.
Setelah itu, rombongan akan melintasi Jalan Siliwangi menuju Lawang Suryakencana dengan total lintasan sekitar 3,2 kilometer.
Selama kegiatan berlangsung, rekayasa lalu lintas akan diterapkan mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB.
Kirab budaya ini akan semakin semarak dengan keterlibatan kesenian dari 27 kota dan kabupaten se-Jawa Barat, 14 kampung adat, 885 seniman budaya, serta penampilan khusus dari 20 penari Bali sebagai simbol persaudaraan budaya Nusantara.
Susunan peserta kirab akan diawali dengan Janur Buah 9, penari Bali dan Sunda, payung adat, pasukan berkuda pengawal, kuda tunggang gubernur, hingga kereta Kijagarasa yang membawa Mahkota Binokasih bersama Puragabhaya Keraton Sumedang.
Selain itu, akan hadir pula Kereta Nyi Mas Melati, Kereta Ki Jaga Sunda, kuda tunggang wakil gubernur, wali kota, tamu VIP, serta iring-iringan kesenian dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Mahkota Binokasih sendiri telah tiba di Kota Bogor pada Kamis, 7 Mei 2026 dan disambut langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Firdaus.
Saat ini, mahkota bersejarah tersebut disimpan sementara di eks Gedung Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah (Bakorwil) di Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, sebelum mengikuti kirab budaya.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Bogor untuk turut menyukseskan rangkaian acara, termasuk melalui kegiatan bebersih di kawasan Bumi Ageung Batutulis yang menjadi salah satu lokasi utama prosesi budaya.
Baca Juga: Tangkal Bencana di Kota Bogor, Warga Perlu Dipaksa Ubah Kebiasaan Buang Sampah
“Sebelum kegiatan, kita akan melaksanakan bebersih di Bumi Ageung. Kegiatan besar ini perlu didukung bersama-sama oleh aparatur wilayah dan seluruh elemen masyarakat agar seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik,” ujar Dedie di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin, 4 Mei 2026.
Dedie berharap Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota Bogor dapat menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya Sunda sekaligus mempererat kebersamaan antardaerah dalam menjaga warisan budaya leluhur.
Atas nama Pemerintah Kota Bogor, ia juga mengajak masyarakat untuk hadir dan menyaksikan kirab budaya tersebut sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya Sunda dan keberagaman budaya Indonesia.
Pemkot Bogor turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan pada pukul 18.00 hingga 22.00 WIB di kawasan Simpang Jalan Suryakencana dan Simpang Lawanggintung selama kegiatan berlangsung.
Masyarakat yang akan melintas di jalur tersebut diimbau menggunakan jalur alternatif serta mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bersama.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga