RADAR BOGOR - Suasana haru bercampur bangga menyelimuti lapangan SMAN 5 Bogor saat para siswa kelas 12 mengikuti apel pelepasan pada Kamis, 7 Mei 2026.
Dengan mengusung tema “Menutup Lembaran Putih Abu, Membuka Gerbang Dunia dengan Karakter Pancawaluya”, acara berlangsung sederhana namun penuh makna.
Pelepasan siswa Angkatan Asteria Lykos itu dihadiri para guru, komite sekolah, orang tua siswa, hingga seluruh peserta didik kelas akhir.
Baca Juga: Progres Penyaluran Bansos YAPI, PIP hingga PKH-BPNT Tahap 2 2026, Ini Penyebab Bantuan Terhenti
Momen perpisahan tidak hanya menjadi akhir perjalanan di bangku SMA, tetapi juga awal langkah menuju dunia yang lebih luas.
Ketua Komite SMAN 5 Bogor, Alan Rizayanto menyampaikan bahwa perpisahan bukanlah akhir dari perjalanan para siswa.
Ia menilai dunia sesungguhnya justru baru dimulai setelah mereka meninggalkan lingkungan sekolah.
Menurut Alan Rizayanto, para orang tua kini merasa lebih tenang karena siswa SMAN 5 Bogor tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga karakter Pancawaluya yang menjadi nilai utama pendidikan di sekolah tersebut.
Ia menegaskan, dunia saat ini tidak hanya membutuhkan orang pintar, melainkan pribadi yang memiliki integritas, kepedulian sosial, kemandirian, serta kemampuan membawa perubahan positif di tengah masyarakat.
Pesan serupa juga disampaikan Kepala SMAN 5 Bogor, Enung Nuripah.
Dalam sambutannya, ia mengingatkan pentingnya karakter Pancawaluya sebagai bekal menghadapi tantangan era globalisasi.
"Di era globalisasi ini, tentu kepandaian saja tidak cukup," tegasnya.
Enung Nuripah menjelaskan, nilai Pancawaluya terdiri dari Cageur, Bageur, Pinter, Bener, dan Singer yang selama ini menjadi fondasi pembentukan karakter peserta didik di SMAN 5 Bogor.
Tak hanya dikenal sebagai sekolah unggulan di Kota Bogor, SMAN 5 Bogor juga memiliki sederet prestasi akademik dan nonakademik.
Salah satunya melalui ekstrakurikuler basket FIVER yang kerap menorehkan prestasi di ajang DBL dan berbagai kompetisi lainnya.
Dalam kesempatan itu, pihak sekolah menegaskan bahwa keberhasilan siswa tidak lepas dari kolaborasi antara sekolah, guru, komite, dan orang tua.
Ketua OSIS periode 2024-2025, Carissa Nasywa Putri Santoso turut menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru yang telah mendidik dan membimbing siswa dengan penuh perhatian selama masa sekolah.
Sementara itu, salah satu siswa penerima apresiasi bidang seni, Chairunnisa Viana Rachmawati mengungkapkan bahwa SMAN 5 Bogor menjadi tempat terbaik untuk mengembangkan bakat dan minatnya di bidang seni.
Menurut Chairunnisa, lingkungan sekolah memberikan ruang yang luas bagi seluruh siswa untuk berkembang tanpa membatasi potensi pada satu bidang tertentu saja.
Baca Juga: Jumat Berkah di Citeureup Bogor: Warga Rela Antre Demi Nasi Bungkus Gratis dari Polsek
Apel pelepasan Angkatan Asteria Lykos semakin berkesan dengan berbagai penampilan seni dari guru dan siswa.
Suasana emosional terasa ketika seluruh peserta bernyanyi bersama sambil mengenang perjalanan selama tiga tahun di sekolah.
Pada kesempatan tersebut, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi di berbagai bidang, mulai dari jalur SNBP, olahraga, seni, rohani, hingga organisasi ekstrakurikuler.
Baca Juga: Duka di Tanah Suci: Jamaah Haji Asal Jonggol Bogor Meninggal Dunia Saat Menjalankan Ibadah
Pelepasan ini menjadi simbol, pendidikan tidak hanya tentang nilai akademik, tetapi juga tentang menghargai keberagaman bakat dan membentuk karakter generasi muda untuk masa depan. (*)
Penulis : Hesti Dwi Rachmawati
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim