RADAR BOGOR - Arus lalu lintas arah Jalan Suryakencana Kota Bogor ditutup sementara waktu, Jumat, 8 Mei 2026 malam lantaran menjadi titik akhir rangkaian Kirab Mahkota Binosih.
Pantauan Radar Bogor di lokasi, petugas sudah memasang water barier di depan gerbang kawasan Suryakencana, arus lalu lintas pun terpantau padat merayap.
Di kawasan Suryakencana karpet merah terlihat membentang panjang, area ini turut dikelilingi pagar berwarna hitam agar tidak ada warga yang berlalu lalang.
Baca Juga: Kota Bogor Bersolek Jelang Kirab Mahkota Binokasih, Ornamen Sunda Hiasi Ruas Jalan Suryakencana
Panggung yang akan menjadi vanue utama Kirab Kebudayaan sudah berdiri megah, lampu warna-warni menari membelah gelapnya malam.
Warga sudah mulai memadati kawasan Suryakencana, mereka berasal dari berbagai kalangan, sebagian bahkan ada yang membawa anak kecil.
Mereka yang hendak menyaksikan berbagai pertunjukan Kirab Kebudayaan diberi akses dari luar pagar, suasana di Suryakencana terasa lebih riuh dari biasanya.
Kirab Kebudayaan akan dikawal dengan pasukan berkuda, kemudian akan dimeriahkan oleh 885 penari yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 2 2026 Sudah Cair, Tapi Awas Batas 30 Hari, Dana Bisa Hangus Jika Tak Dicairkan
“Ada 14 kampung adat, ada 27 kesenian kabupaten, kota, diiringi nanti oleh pasukan kuda kavaleri, ditambah lagi nanti kereta kencana dan iring-iringannya,” ujarnya.
Firdaus memprediksi iring-iringan Kirab Mahkota Binokasi akan diikuti oleh ribuan peserta, agenda ini disebut akan dikemas semeriah mungkin.
“Kita tahu Bogor sebagai kota sakral Pajajaran, dan tentu kita akan memberikan yang terbaik karena penobatan raja itu kan adanya di Bogor, ditandai dengan prasasti Batutulis,” jelas Firdaus.
Semua persiapan penyambutan Mahkota Binokasi di Kota Bogor digaransi sudah nyaris sempurna, kawasan Bumi Ageung pun sudah mulai dirias.
“Insyaallah 90 persen, karena kita udah mulai pemasangan tenda kencana, sudah mulai arah jalan ini dirapikan, diaspal, tenda semua sudah kita rapikan,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati