RADAR BOGOR - Pengadaan kendaraan dinas untuk pejabat di Pemkot Bogor akan lebih modern. Mereka mulai menjajaki penggunaan mobil listrik untuk operasional.
Kepala BKAD Kota Bogor, Lia Kania Dewi mengungkapkan saat ini Pemkot telah memiliki lebih dari lima mobil listrik yang digunakan untuk kendaraan dinas.
“Saat ini sudah ada 10 mobil listik untuk kendaraan dinas. Tahun lalu pengadaannya,” ungkap Lia pada Radar Bogor, Sabtu 9 Mei 2026 pagi.
Pengadaan kendaraan dinas listrik merupakan arahan langsung dari Wali Kota Bogor Dedie Rachim. Tujuannya untuk menekan biaya operasional kendaraan dinas.
“Seiring dengan kebijakan Bapak Wali Kota Bogor, ke depan pengadaan kendaraan mobil dan motor diarahkan untuk kendaraan listrik,” jelas Lia.
Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik dapat membantu mengurangi beban anggaran operasional transportasi di lingkungan Pemkot Bogor. Terutama dari sisi pengeluaran bahan bakar kendaraan dinas.
Baca Juga: Selalu Ramai Antrean, Pembeli Rela Bangun Pagi Demi Roti Subuh Bogor
Penghematan itu berasal dari berkurangnya biaya BBM kendaraan operasional ASN, Satpol PP, Dishub, hingga layanan lapangan lainnya.
Selain itu, biaya perawatan kendaraan listrik juga dinilai lebih rendah dibanding kendaraan konvensional. Sebab, kendaraan listrik memiliki komponen mekanis yang lebih sedikit.
“Biaya energi juga lebih stabil dibanding fluktuasi harga BBM. Jadi dalam jangka panjang bisa membuat APBD lebih efisien pada belanja operasional transportasi,” terang Lia.
Baca Juga: Peresmian dan Syukuran Rumah Contoh Navera Residence, Siap Diluncurkan untuk Masyarakat
Pemerintah Kota Bogor juga menyambut baik wacana subsidi pembelian kendaraan listrik.
Baginya, kebijakan itu bisa sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Subsidi kendaraan listrik oleh pemerintah pusat menjadi instrumen strategis untuk mencapai efisiensi fiskal, serta perbaikan kualitas lingkungan,” ujar Lia.
Selain menekan biaya operasional, penggunaan kendaraan listrik juga dinilai dapat membantu mengurangi polusi udara di Kota Bogor dan menekan ketergantungan terhadap BBM bersubsidi.
Baca Juga: Rayano Pizza Bogor, Jualan di Atas Truk dengan Menu Pizza Premium
Lia menilai subsidi mobil listrik bukan sekadar pengeluaran pemerintah, melainkan investasi strategis untuk mendukung ekonomi hijau dan modernisasi pelayanan publik.
“Manfaatnya bukan hanya efisiensi APBD, tetapi juga lingkungan lebih sehat, ekonomi hijau, dan pelayanan publik yang lebih modern,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin