RADAR BOGOR – Pemkot Bogor mendorong kolaborasi antara pekerja, pemberi kerja, dan pemerintah dalam menjaga kondusivitas hubungan industrial di Kota Bogor.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, dalam kegiatan May Day 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di Saung Dolken, Rabu 13 Mei 2026.
Dedie Rachim menegaskan, sinergi ketiga unsur tersebut menjadi hal mutlak dalam menciptakan stabilitas dunia kerja.
Menurutnya, pekerja, pengusaha, dan pemerintah memiliki hubungan yang saling membutuhkan satu sama lain.
“Kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pemberi kerja, dan pekerja adalah hal yang mutlak diperlukan. Ketiganya merupakan simbiosis mutualisme yang tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, stabilitas menjadi kunci utama dalam menciptakan iklim kerja yang sehat.
Kondisi tempat kerja yang kondusif serta kelancaran kegiatan usaha dinilai sangat bergantung pada komunikasi dan peran aktif seluruh pihak.
“Yang paling kita butuhkan adalah stabilitas. Tempat kerja harus kondusif, dan pelaku usaha dapat menjalankan usahanya dengan lancar. Di sini peran pemerintah juga sangat penting,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim juga menyoroti pentingnya komunikasi yang baik antara seluruh unsur ketenagakerjaan.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Asesmen, Guru SMAN 10 Kota Bogor Asah Penyusunan Soal
Ia berharap momentum peringatan Hari Buruh dapat dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi dan pemahaman bersama.
“Kami berharap seluruh pihak yang terlibat dalam dunia kerja dapat menjalin komunikasi yang baik dan lancar, sehingga hubungan industrial tetap harmonis,” katanya. (uma)
Editor : Yosep Awaludin