RADAR BOGOR - Kesehatan mental perempuan dinilai penting. Kondisi ini akan mempengaruhi ruang kemaslahatan bagi mereka yang telah bekeluarga.
Pentingnya kesehatan mental itu mengemuka dalam Seminar Perempuan yang diinisiasi oleh Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdatul Ulama (LKKNU) Kota Bogor, Kamis 14 Mei 2026.
Ketua LKKNU Kota Bogor, Rahmatul Ummah menjelaskan organisasinya lahir bukan hanya berfokus pada penguatan nilai keagamaan.
“Tetapi juga menjawab tantangan sosial dan psikologis masyarakat kontemporer,” jelas perempuan yang juga akrab disapa Amah itu.
Oleh karena itu, seminar ini disebut bagian dari upayanya untuk menjadi jemabatan dalam membangun keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.
Di tengah peruabahan zaman, kelurga bukan hanya dihadapkan oleh persoalan ekonomi saja. Tetapi juga tantangan psikologis yang kian nyata.
Baca Juga: KPM Pemegang KKS Bank Mandiri Segera Cek Saldo, PKH Tahap 2 Mulai Dicairkan 14 Mei 2026
Dalam kehidupan rumah tangga perempuan kerap memilil berbagai peran. Diantaranta sebagai seorang ibu, hingga madrasah pertama bagi anak-anaknya.
“Kompleksitas peran tersebut sering kali menghadirkan tekanan emosional, kelelahan psikologis. Apabila tidak disadari dapat berdampak pada kualitas kehidupan keluarga,” jelas Ammah.
Pembahasan kesehatan mental bukan cuma isu atau wacana modernitas, melainkan bagian penting dari pembangunan perdaban manusia.
Baca Juga: Real Madrid Incar Kenan Yildiz, Juventus Siapkan Tembok Kuat untuk Wonderkid Turki
“Dalam perspektif Islam, menjaga kesehatan mental perempuan merupakan bentuk nyata dari implementasi tujuan syariat islam yang beroreantisasi pada perlindungan kemaslahatan hidup manusia,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin