RADAR BOGOR - Pemerintah Kota Bogor berencana menutup tiga titik lintasan kereta api yang dinilai rawan kecelakaan dan kerap memakan korban jiwa.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih, mengatakan ketiga lokasi lintasan kereta api tersebut merupakan hasil pemetaan yang dilakukan pihaknya berdasarkan tingkat risiko keselamatan warga.
“Ada beberapa titik lintasan kereta api di Kota Bogor yang sudah kami petakan, yakni lintasan KA di Jalan MA Salmun, Jalan Martadinata, dan lintasan di Soleh Iskandar,” ujar Esti.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Warteg Paling Enak di Cibinong Bogor yang Murah, Buka 24 Jam dan Jadi Favorit Warga
Ia menjelaskan, lintasan kereta di kawasan Martadinata dan Soleh Iskandar sebenarnya tidak diperuntukkan bagi kendaraan. Namun, banyak warga masih sering melintas di area tersebut.
“Walaupun bukan jalur kendaraan, masyarakat masih sering lalu lalang di sana. Karena itu cukup sering terjadi kecelakaan saat warga menyeberang rel,” katanya kepada Radar Bogor, Jumat (15/5/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi lintasan Martadinata, area tersebut sebenarnya sudah ditutup menggunakan pembatas beton. Meski begitu, sejumlah warga masih nekat melintasi jalur tersebut dan tampak terbiasa menyeberang rel, bahkan hanya berhenti ketika kereta melintas.
Baca Juga: Heboh di Media Sosial, Saldo Bansos di KKS Merah Putih Terblokir Ribuan KPM, Ini Penjelasannya
Pada awal April lalu, kecelakaan fatal juga sempat terjadi di lintasan Martadinata. Seorang warga yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia setelah tertabrak kereta api.
Esti memastikan rencana penutupan lintasan tersebut akan segera direalisasikan. Saat ini, Dinas PUPR masih melakukan kajian terkait skema dan tahapan penutupan.
“Perencanaan dan tahapannya sedang kami siapkan dan kaji. Secepatnya akan direalisasikan demi keamanan masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga