RADAR BOGOR - Pemerintah Kota Bogor bersama LAZIS ICMI Kantor Daerah (KD) Kota Bogor dan komunitas sepeda GX-ID (Gravel & Ultra Cycling Indonesia) melepas peserta kegiatan bersepeda amal bertajuk Ride Charity, Sabtu, 16 Mei 2026.
Pelepasan dilakukan di Balai Kota Bogor oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dengan misi menyalurkan santunan bagi anak-anak dhuafa di Citorek, Kabupaten Lebak, Banten.
Mengusung tema “Berbagi untuk Anak Dhuafa di Citorek, Banten”, para peserta akan menempuh rute ultra cycling sejauh 228 kilometer. Jalur yang dilalui memiliki tingkat kesulitan tinggi dengan elevation gain mencapai 4.590 meter.
Rute perjalanan dimulai dari Kota Bogor menuju kawasan wisata Negeri di Atas Awan Gunung Luhur, Citorek. Perjalanan kemudian berlanjut ke Warung Banten, Bayah, Sawarna, Puncak Habibie, Pelabuhan Ratu, hingga kembali lagi ke Bogor.
Baca Juga: Laniasari Kembali Pimpin PORPI Kota Bogor Usai Sukses Kembangkan Olahraga Pernapasan
Ketua LAZIS ICMI Kota Bogor, Ramdoni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut kolaborasi berbagai elemen menjadi kunci terselenggaranya kegiatan sosial ini.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur, rekan-rekan GX-ID, dan semua pihak yang ikut berperan aktif serta meluangkan tenaganya dalam menyukseskan kegiatan ini,” ujar Ramdoni.
Ia menjelaskan, penyerahan donasi tidak dilakukan pada hari keberangkatan. Para peserta yang berjumlah sekitar 20 orang dijadwalkan melakukan tadabur alam dan bermalam di kawasan Gunung Luhur sebelum menyerahkan santunan keesokan harinya.
Baca Juga: 82 Ribu Warga Jabar Belum Punya Listrik, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Targetkan Selesai 2027
Prosesi penyerahan bantuan kepada anak-anak dhuafa di Citorek akan dilaksanakan pada Minggu, 17 Mei 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial melalui olahraga.
Melalui kegiatan ini, panitia juga menargetkan pemberdayaan masyarakat desa setempat. Bantuan yang dihimpun diharapkan dapat mendukung sektor sosial, pendidikan, hingga ekonomi warga Citorek.
Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi peserta untuk mengenal kondisi sosial dan kearifan lokal masyarakat setempat. Kolaborasi antara LAZIS ICMI, GX-ID, komunitas, dan perangkat desa juga diharapkan terus terjalin secara berkelanjutan. (uma)
Editor : Eka Rahmawati