RADAR BOGOR - Gedung Plaza Bogor kini sudah rata dengan tanah, sisa bangunan yang semula berdiri di samping Jalan Otista dirobohkan sekaligus pada, Senin, 18 Mei 2026 sore.
Perobohan bangunan Plaza Bogor membuat sebagian warga yang menyaksikan histeris, material yang ambruk langsung mengeluarkan kepulan debu dan asap.
Pembongkaran plaza dan Pasar Bogor sendiri dilakukan oleh PT Tami Raya. Perusahaan asal Jakarta itu dinyatakan menang dalam proses lelang di KPKNL.
Manajer PT Tami Raya, Feri menjelaskan skema pembongkaran yang ia gunakan menggunakan teknik pelemahan struktur dan sudah lebih dulu menghitung titik lemahnya.
Baca Juga: 2 Jalur Alternatif Batutulis Kota Bogor Akhirnya Dapat Penanganan, Pemkot Bakal Aspal Ulang
“Iya itu tadi sisa bangunan plaza, kami bongkar sekaligus namanya teknik pelemahan strukstur, jadi dihitung dulu titik lemahnya,” jelas Feri kepada Radar Bogor.
Feri menyampaikan bahwa teknik tersebut sengaja digunakan, sebab sisa bangunan Plaza Bogor yang masih berdiri berada dekat dengan ruas Jalan Otista.
Baca Juga: Jalan Otista Dipersempit Imbas Pembongkaran Bangunan Pasar Bogor, Arah Jalan Roda Ditutup
“Karena dekat dengan jalan raya, kalau kita bongkar sedikit-sedikit nutup jalannya terlalu lama, jadi malah mengganggu masyarakat,” terang Feri.
Tersisa Jembatan Penghubung Plaza dan Pasar Bogor
Progres pembongkaran pasar dan Plaza Bogor sudah nyaris rampung dilakukan, kedua bangunan tersebut kondisinya kini sudah nyaris rata dengan tanah.
“Kalau Pasar Bogor 99 persen, kalau Plaza tinggal 10 persen lagi, kami lagi beresin tinggal plat lantai atau pondasinya,” beber Feri.
Saat ini bangunan yang masih tersisa tinggal akses penghubung pasar dengan Plaza Bogor, bangunan ini berada di area Jalan Roda.
“Iya tinggal jembatan aja, nanti kami juga akan robohkan sekaligus sama seperti tadi, Jalan Roda akan ditutup, cuma inu dilakukan setelah material semua bersih,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati