Diguyur Hujan Deras, BPBD Catat 9 Titik Banjir dan 2 Longsor di Kota Bogor, Berikut Rinciannya

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Senin, 18 Mei 2026 | 23:57 WIB
Sejumlah wilayah di Kota Bogor terendam banjir termasuk permukiman warga Senin, 18 Mei 2026. (Aziz/Radar Bogor)
Sejumlah wilayah di Kota Bogor terendam banjir termasuk permukiman warga Senin, 18 Mei 2026. (Aziz/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor pada Senin, 18 Mei 2026  memicu  banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat total 11 kejadian.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menyebut 11 bencana yang terjadi terdiri dari 9 titik banjir dan 2 titik longsor hingga pukul 23.10 WIB. Mayoritas kejadian yang dilaporkan telah ditangani oleh petugas di lapangan.

“Mayoritas kejadian sudah ditangani, sementara beberapa titik lainnya masih dalam proses penanganan oleh tim di lapangan,” ujar Dimas.

Untuk kejadian tanah longsor, BPBD mencatat dua lokasi terdampak, yakni di Perumahan VBI, RT 04 RW 10, Kelurahan Ciparigi dan di Jalan Pendekar, RT 01 RW 05, Kelurahan Cilendek Barat serta kedua titik tersebut sudah dalam kondisi aman setelah dilakukan penanganan.

Baca Juga: Taman Sari Persada Bogor Dikepung Banjir, Warga Dievakuasi Pakai Mobil Damkar dan BPBD

Sementara itu, banjir terjadi di sejumlah kawasan permukiman dan fasilitas umum. Di antaranya di sekitar Masjid Al-Isra, RT 04 RW 04, Kelurahan Kebonpedes, Cimanggu Permai I, RT 04 RW 09, Kelurahan Kedungbadak, serta Perumahan Taman Yasmin Sektor 5 di Jalan Palem Raya.

Genangan juga dilaporkan terjadi di tiga titik di Kelurahan Curugmekar, yakni di RT 02 RW 06, RT 02 RW 03, dan RT 01 RW 01. Selain itu, banjir merendam kawasan Taman Sari Persada, Rawajati di Kelurahan Mekarwangi, serta RW 04 di Kelurahan Kedungwaringin.

Dimas menjelaskan, tim BPBD bersama unsur terkait langsung bergerak cepat melakukan asesmen, evakuasi, serta koordinasi penanganan di setiap lokasi kejadian. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan mempercepat penanganan dampak bencana.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi di Kota Bogor dan warga diminta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
bogor longsor bpbd banjir