Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kejar Target KIA, Disdukcapil Kota Bogor Perkuat Kerja Sama dengan Sekolah dan Faskes

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 19 Mei 2026 | 15:09 WIB
Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan. (Foto: Fikri/Radar Bogor)
Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan. (Foto: Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor terus mempercepat penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) dengan menggandeng sekolah serta fasilitas kesehatan. 

Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan, mengatakan pelayanan administrasi kependudukan, termasuk akta kelahiran dan KIA, pada dasarnya merupakan layanan rutin yang diberikan setiap hari.

Ia menegaskan pihaknya berkomitmen membantu masyarakat dalam setiap persoalan administrasi kependudukan.

“Terkait percepatan registrasi akta kelahiran dan KIA, itu pada dasarnya merupakan pelayanan reguler kami sehari-hari. Prinsipnya, kami di dinas akan selalu membantu warga,” ujarnya saat ditemui di Kelurahan Sukadamai, Selasa 19 Mei 2026.

Ia menjelaskan, cakupan kepemilikan akta kelahiran di Kota Bogor saat ini sudah mencapai 98 persen. Namun, untuk KIA, capaiannya masih berada di kisaran 66 persen dari total 315.001 anak yang ada.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 210.364 anak telah memiliki KIA. Rinciannya terdiri dari 107.812 anak laki-laki dan 102.552 anak perempuan.

Baca Juga: Seleksi Direksi PT Sayaga Wisata Bogor Masuk Tahap Akhir, Dua Nama Diusulkan Isi Jabatan Strategis

Ganjar mengungkapkan, untuk anak yang baru lahir, proses administrasi sudah terintegrasi dalam satu paket layanan.

Dalam satu kali pengurusan, Disdukcapil langsung menerbitkan akta kelahiran, memperbarui Kartu Keluarga (KK), serta mencetak KIA.

“Untuk anak yang baru lahir, pengurusannya memang sudah satu paket. Jadi, langsung diterbitkan tiga dokumen sekaligus,” jelasnya.

Namun, kendala justru muncul pada penerbitan KIA bagi anak-anak yang sudah berusia lebih besar, terutama yang telah duduk di bangku TK dan SD.

Pada kelompok ini, pengurusan umumnya menunggu pengajuan secara kolektif dari pihak sekolah.

Ia menyebut, Disdukcapil telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, termasuk melalui bidang PAUD, agar sekolah dapat membantu proses pengajuan KIA secara massal. Hanya, belum semua sekolah dapat melaksanakannya karena keterbatasan waktu.

“Persoalannya mungkin hanya terkendala waktu, sehingga belum semua pihak sekolah sempat mengurusnya secara kolektif,” katanya.

Selain menggandeng sekolah, Disdukcapil juga memperluas kerja sama dengan berbagai fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Setelah 15 Tahun, Sekuel Film The Adventures of Tintin Dikabarkan Mulai Dikembangkan

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat layanan sekaligus memastikan seluruh anak yang baru lahir langsung terdata dan memiliki dokumen kependudukan.

Ganjar menyebut, kerja sama tersebut telah mencakup seluruh puskesmas, klinik, hingga rumah sakit yang ada di Kota Bogor.

Dengan kolaborasi ini, diharapkan proses penerbitan dokumen bisa dilakukan lebih cepat dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Kami pastikan untuk membantu dan memudahkan warga, sepanjang seluruh persyaratan yang diperlukan sudah lengkap,” tandasnya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#fasilitas kesehatan #sekolah #kartu identitas anak #Disdukcapil Kota Bogor