Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dahan Pohon Kenari Patah saat Kafe di Taman Heulang Bogor Dipadati Pengunjung, Atap dan Tanaman Rusak

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:02 WIB
Proses pembersihan sisa dahan pohon kenari yang patah di sebuah kafe kawasan Taman Heulang, Kota Bogor. (Fikri/Radar Bogor)
Proses pembersihan sisa dahan pohon kenari yang patah di sebuah kafe kawasan Taman Heulang, Kota Bogor. (Fikri/Radar Bogor)
RADAR BOGOR – Sebuah dahan pohon kenari berukuran besar patah secara tiba-tiba di area kafe Lorong Temu kawasan Taman Heulang tepatnya di Jalan Bangau, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu, 23 Mei 2026. Peristiwa tersebut terjadi saat kondisi kafe tengah dipadati pengunjung yang sedang beraktivitas.

Pihak manajemen kafe, Nadia, mengatakan kejadian berlangsung mendadak tanpa adanya tanda-tanda sebelumnya. Ia mengaku suara patahnya dahan terdengar sangat keras hingga membuat pengunjung dan karyawan panik.

Baca Juga: Tanpa Angin dan Hujan Pohon Tumbang Timpa Truk di Sukasari Bogor, Tak Ada Korban Jiwa

"Kejadiannya sekitar jam 4 sore saat itu lagi banyak pengunjung, tiba-tiba terdengar suara keras sampai ke dalam, orang-orang langsung teriak, daunnya besar sekali," ujarnya.

Ia menegaskan, saat kejadian tidak ada angin kencang maupun hujan yang melanda kawasan tersebut. Kondisi cuaca disebut normal, bahkan hujan baru turun setelah dahan tersebut jatuh.

"Tidak ada tanda-tanda sama sekali, tidak ada bunyi retakan, benar-benar tiba-tiba patah," katanya.

Baca Juga: Wanita Asal Cileungsi Bogor Jadi Korban Modus Kencan, Mobil dan iPhone Dibawa Kabur

Akibat kejadian itu, bagian atap serta area backyard kafe mengalami kerusakan, sejumlah tanaman hias yang berada di sekitar lokasi juga ikut terdampak dan rusak tertimpa dahan serta ranting pohon.

"Yang kena itu atap sama area belakang, tanaman-tanaman kami juga rusak, untuk kerugian belum bisa dipastikan, tapi mungkin jutaan rupiah," jelas Nadia.

Nadia mengungkapkan, pihak manajemen sebelumnya telah mengajukan laporan kepada dinas terkait terkait kondisi pohon tersebut. Namun hingga kejadian terjadi, belum ada penanganan yang dilakukan.

"Kami sudah mengajukan laporan, harapannya kalau ada laporan seperti ini bisa cepat ditangani, karena kami khawatir membahayakan," katanya.

Berharap Penanganan dari Pemerintah 

Sementara itu, pemilik lahan kafe, Richie mengaku kecewa dengan lambannya respons pemerintah terhadap laporan yang telah disampaikan sejak lama. Ia menyebut kejadian serupa bahkan pernah terjadi sebelumnya di lokasi yang sama.

"Kerugian materiel cukup besar, kejadian seperti ini sudah pernah terjadi, bahkan dulu ada mobil yang tertimpa pohon yang sama, kami sudah ajukan dari tahun lalu ke dinas terkait tapi belum ada realisasi," ujar Richie.

Ia menilai seharusnya ada langkah cepat dari pihak terkait untuk mengantisipasi potensi bahaya, mengingat laporan telah disampaikan lebih dari satu kali. Bahkan, menurutnya, laporan dari pihak kafe sempat tidak ditindaklanjuti.

"Kenapa harus menunggu kejadian dulu baru bertindak, padahal yang melapor bukan cuma saya, tapi juga pihak kafe," ucapnya.

Richie menambahkan, pihaknya sempat khawatir karena di sekitar lokasi terdapat instalasi listrik yang berpotensi menimbulkan risiko lanjutan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan rumah utama tidak terdampak.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan BPBD Kota Bogor telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Proses evakuasi dahan pohon dan pembersihan sisa-sisa material dilakukan hingga selesai sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat ini, area yang terdampak telah dibersihkan dan kembali dapat diakses. Warga dan pengelola berharap ada tindak lanjut dari dinas terkait untuk penataan pohon di kawasan tersebut guna mencegah kejadian serupa. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#pohon kenari #dahan #taman heulang #bogor