Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sosok Anggi, Wanita yang Ditemukan Meninggal di Jalan Sholeh Iskandar Bogor Dikenal Ceria dan Pecinta Kucing

Septi Nulawam Harahap • Minggu, 24 Mei 2026 | 21:12 WIB
Anggi Auliya Arsyad warga Kemang, Kabupaten Bogor semasa hidup. (Hendi Novian/Radar Bogor)
Anggi Auliya Arsyad warga Kemang, Kabupaten Bogor semasa hidup. (Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Suasana duka masih menyelimuti kediaman Anggi Auliya Arsyad di Kampung Kemang Sawah, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Perempuan berusia 26 tahun itu menjadi korban penganiayaan hingga ditemukan tidak bernyawa di Jalan Sholeh Iskandar, Simpang Yasmin arah BCC, Kota Bogor pada Sabtu, 23 Mei 2026 sekitar pukul 01.15 WIB.

Raut sedih juga masih terlihat jelas di wajah Samsudin, orang tua Anggi, meski bukan ayah kandung, tetapi ia mengaku telah menjaga Anggi sejak berusia 4 tahun.

Baca Juga: Sungai Cikeas Meluap, Desa Cijayanti Babakan Madang Bogor Kembali Dikepung Banjir

"Saya pengganti orang tua, dan juga pamannya, kebetulan almarhumah keponakan saya dan kedua orang tuanya sudah meninggal," ungkap Samsudin, Minggu, 24 Mei 2026.

Setelah dibawa oleh Samsudin dari Makasar, Anggi kemudian mengenyam pendidikan mulai dari SD hingga berkuliah di Bogor. Anggi juga diketahui aktif bekerja di Bintang Timur Law Office, salah satu kantor kuasa hukum.

Kehidupan Anggi terlihat normal sebelum akhirnya ditemukan tidak bernyawa Sabtu, 23 Mei 2026 lalu dan hal itulah yang membuat pihak keluarga terpukul dengan apa yang dialami korban.

Menurut Samsudin, Anggi dikenal sebagai sosok yang cerita dan yang paling melekat adalah kecintaannya terhadap kucing.

Baca Juga: Siswa Bersekolah di Jakarta Bisa Daftar Sekolah Maung di Depok, Simak Persyaratanya

"Almarhumah punya dua kucing, namun satu kucing mati beberapa hari sebelum kejadian yang dialami Anggi," tuturnya.

Selain itu, ada kejadian lain yang diingat Samsudin yakni bingkai foto almarhumah yang terjatuh hingga pecah. 

Entah kebetulan, kata Samsudin, tetapi kedua kejadian itu membuat pihak keluarga awalnya berfirasat buruk meski tidak menyangka akan kehilangan Anggi selamanya.

"Saya ingin pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya, harapan kami dia dikenai pasal berlapis," tukasnya.(cok)

Editor : Eka Rahmawati
#anggi #bogor #jalan sholeh iskandar #meninggal