RADAR BOGOR - Kota Bogor terus menunjukkan perkembangan positif dalam berbagai indikator sosial sepanjang tiga tahun terakhir.
Berdasarkan data yang dirilis BPS Kota Bogor tahun 2026, jumlah penduduk memang terus bertambah.
Namun, di sisi lain angka pengangguran dan kemiskinan justru mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Dalam laporan indikator sosial tahun 2023 hingga 2025, kualitas hidup masyarakat Kota Bogor juga tercatat mengalami peningkatan.
Hal tersebut terlihat dari naiknya angka harapan hidup, tingginya tingkat melek huruf, hingga meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Jumlah Penduduk Kota Bogor Terus Bertambah
Berdasarkan data proyeksi penduduk kabupaten dan kota di Jawa Barat periode 2020–2035 yang diolah BPS, jumlah penduduk Kota Bogor pada 2025 mencapai 1,083 juta jiwa.
Angka tersebut meningkat dibanding tahun 2024 yang berada di angka 1,078 juta jiwa.
Sementara pada 2023, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,070 juta jiwa.
Meski jumlah penduduk terus bertambah, laju pertumbuhan penduduk justru menunjukkan perlambatan.
Pada 2023 pertumbuhan penduduk berada di angka 0,96 persen, kemudian turun menjadi 0,89 persen pada 2024, dan kembali melambat menjadi 0,81 persen pada 2025.
Angka Harapan Hidup Warga Kota Bogor Meningkat
Peningkatan kesejahteraan masyarakat juga tercermin dari naiknya angka harapan hidup warga Kota Bogor.
Pada tahun 2023, rata-rata angka harapan hidup masyarakat berada di usia 75,52 tahun.
Baca Juga: 8 Pilihan Kuliner di Food Court Air Mancur Bogor yang Cocok Buat Nongkrong dan Makan Malam
Angka tersebut meningkat menjadi 75,8 tahun pada 2024 dan kembali naik menjadi 76,25 tahun di tahun 2025.
Selain itu, kemampuan baca tulis masyarakat usia 15 tahun ke atas hampir menyentuh angka sempurna.
Tingkat melek huruf meningkat dari 99,14 persen pada 2023 menjadi 99,53 persen di tahun 2024, lalu mencapai 99,95 persen pada 2025.
Pengangguran dan Kemiskinan Turun Signifikan
Kabar baik lainnya datang dari sektor ketenagakerjaan.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Bogor terus mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir.
Pada Agustus 2023, angka pengangguran berada di level 9,39 persen.
Angka itu turun menjadi 8,13 persen pada 2024 dan kembali menurun menjadi 7,95 persen pada 2025.
Sementara itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sempat mengalami kenaikan pada 2024 menjadi 67,35 persen, sebelum kembali turun menjadi 65,18 persen pada 2025.
Di sektor kesejahteraan sosial, jumlah penduduk miskin di Kota Bogor juga terus menurun.
Pada Maret 2023, jumlah warga miskin tercatat sebanyak 74,95 ribu jiwa.
Baca Juga: Siap-Siap untuk KPM, Bantuan Pangan Mulai Disalurkan, Pastikan Data KK Anda Aman
Angka tersebut turun menjadi 73,93 ribu jiwa pada 2024 dan kembali menyusut menjadi 67,16 ribu jiwa pada 2025.
Persentase kemiskinan pun ikut mengalami penurunan dari 6,67 persen pada 2023 menjadi 6,53 persen di tahun 2024, lalu turun lagi menjadi 5,89 persen pada 2025.
IPM Kota Bogor Naik, Kualitas Hidup Dinilai Semakin Membaik
Peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Bogor semakin terlihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus naik setiap tahun.
Pada 2023, IPM Kota Bogor berada di angka 78,36.
Kemudian, meningkat menjadi 79,03 pada 2024 dan kembali naik menjadi 79,75 di tahun 2025.
BPS Kota Bogor menjelaskan, penghitungan IPM dilakukan menggunakan metode baru sejak tahun 2010.
Penilaian tersebut mencakup komponen angka harapan hidup saat lahir, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, serta pengeluaran per kapita masyarakat.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pembangunan sosial di Kota Bogor bergerak ke arah yang lebih baik, ditandai dengan meningkatnya kualitas kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan ekonomi masyarakat. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti