RADAR BOGOR - Kota Bogor kembali menunjukkan karakter khasnya sebagai “Kota Hujan”.
Berdasarkan data geografis dan iklim yang dirilis BPS Kota Bogor, curah hujan dan tingkat kelembaban udara di wilayah tersebut masih tergolong tinggi sepanjang tahun 2025.
Dalam laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor, kondisi cuaca di kota ini didominasi suhu yang cenderung hangat pada siang hari dan sejuk pada malam hari, disertai tingkat kelembaban yang cukup tinggi khas wilayah tropis.
Menariknya, Desember tercatat sebagai bulan dengan intensitas hujan paling tinggi.
Bahkan, hujan terjadi selama 31 hari penuh dalam satu bulan atau hampir tanpa jeda.
Suhu Kota Bogor Berkisar 19 Derajat hingga 35 Derajat Celsius
Data BPS Kota Bogor menunjukkan, suhu minimum di wilayah Kota Bogor berada pada kisaran 19,9 derajat Celsius hingga 22,1 derajat Celsius.
Kondisi tersebut membuat udara malam hingga dini hari terasa lebih sejuk dibanding sejumlah kota besar lainnya di Jawa Barat.
Sementara itu, suhu rata-rata harian berada di rentang 25,8 derajat Celsius hingga 26,7 derajat Celsius.
Adapun suhu maksimum tercatat mencapai 33,2 derajat Celsius hingga 35 derajat Celsius pada kondisi cuaca tertentu.
Kondisi ini menggambarkan iklim Kota Bogor yang tetap nyaman meskipun berada di wilayah tropis dengan tingkat aktivitas perkotaan yang cukup tinggi.
Kelembaban Udara Tinggi, Ciri Khas Wilayah Tropis
Selain suhu, tingkat kelembaban udara di Kota Bogor juga tergolong tinggi sepanjang tahun.
BPS Kota Bogor mencatat, kelembaban minimum berada pada kisaran 42 persen hingga 56 persen.
Sementara kelembaban rata-rata harian mencapai 82 persen hingga 87 persen.
Pada kondisi tertentu, kelembaban maksimum bahkan menyentuh angka 97 persen hingga 98 persen.
Tingginya kadar uap air di udara ini, menjadi salah satu faktor yang membuat Kota Bogor identik dengan udara lembap dan curah hujan tinggi.
Kecepatan Angin Relatif Rendah dan Stabil
Pergerakan angin di Kota Bogor juga tercatat relatif stabil dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi.
Berdasarkan data BPS, kecepatan angin minimum berada di kisaran 0,3 knot hingga 1,3 knot.
Sementara rata-rata kecepatan angin harian berada pada rentang 1,8 knot hingga 2,5 knot.
Untuk kecepatan maksimum, angin tercatat bergerak antara 3,1 knot hingga 6,4 knot pada kondisi cuaca tertentu.
Februari dan Agustus Catat Curah Hujan Tertinggi
Dalam laporan tersebut, BPS Kota Bogor juga mencatat jumlah curah hujan mencapai angka 148 milimeter pada Februari dan Agustus.
Sementara itu, jumlah hari hujan menunjukkan perbedaan cukup signifikan antara musim basah dan musim relatif kering.
Pada Juni, hujan tercatat hanya turun selama 12 hari dalam satu bulan.
Baca Juga: Penduduk Kota Bogor Tembus 1,08 Juta Jiwa, Kemiskinan dan Pengangguran Justru Menurun
Sedangkan pada Desember, hujan terjadi setiap hari selama 31 hari penuh.
BPS Kota Bogor Sebut Kondisi Iklim Jadi Karakter Khas Wilayah
Kondisi cuaca dan iklim di Kota Bogor, masih dipengaruhi karakter wilayah tropis dengan curah hujan tinggi serta kelembaban udara yang dominan.
Kondisi itu sekaligus memperkuat identitas Kota Bogor sebagai salah satu daerah dengan intensitas hujan tertinggi di Indonesia. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti