RADAR BOGOR - Kasus penghilangan nyawa yang menimpa AAA (26) masih menyimpan luka mendalam, apalagi korban disebut berencana melangsungkan lamaran.
Kakak korban Humaira mengatakan rencana awal, sang adik akan dilamar oleh kekasihnya pada Juni 2026 mendatang.
“Adik aku udah mau nikah, lamarannya dilakukan bulan depan, cuma kalau untuk pernikahannya kami belum tahu kapan,” jelas Humaira.
Oleh karena itu Humaira menengaskan bahwa pelaku yang menyebabkan sang adik meningga bukanlah pacarnya melainkan hanya sekedar teman.
Baca Juga: SPMB Dibuka, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Ajak Siswa Berprestasi Daftar ke Sekolah Maung
“Dia temen SMK, cuma namanya temen kan reunian, ngopi makanya aku minta tolong banget ditekankan, bahwa bukan pacarnya,” kata Humaira.
Bukan Pacar, Pelaku dan Korban hanya Teman
Perempuan berusia 35 tahun itu meminta agar semua akun media sosial yang menyebutkan pelaku adalah kekasih adikanya untuk segera diluruskan.
“Tolong akun IG dan Tiktok yang nyebarin dia pacaran, dia sama sekali gak pacaran tolong dipertegas dia bukan pacar,” terang Humaira.
Kekasih asli sang adik merupakan orang Makassar dan menurut Humaira sempat datang ke Bogor untuk memastikan informasi yang beredar.
“Kami terbang jam 10 tiba setengah 12 siang, cowoknya ada, pacarnya ada, calon suaminya ada dan bahkan pelamaran bulan depan, tolong dipertegas,” ucap Humaira.
Sementara pelaku dipandang Humaira hanya memanfaatkan sang adik, apalagi AAA dikenal sebagai sosok yang baik kepada teman-temannya.
“Emang dasarnya adik aku baik, baik sama temen-temenya, aku punya bukti di rumah dia di SMP temen cowoknya banyak,” ujar Humaira.
Humaira berharap agar pelaku dapat dibals hukuman yang setimpal dan meminta agar polisi menjerat hukuman mati atas tindakan yang dilakukannya.
“Kalau hukuman dan untuk ancaman aku mau hukuman mati, jangan seumur hidup, kalau seumur hidup kan masih bisa direvisi,” pungkasnya.(Bay)
Editor : Eka Rahmawati