RADAR BOGOR - Anggota DPRD Kota Bogor Karina Soerbakti, memanfaatkan masa reses untuk turun langsung menemui warga di daerah pemilihannya. Dalam sepekan terakhir, politisi PAN itu menyambangi tiga titik, yakni Kelurahan Gudang dan Kelurahan Babakan di Kecamatan Bogor Tengah, serta Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur.
Dari tiga lokasi tersebut, persoalan lapangan pekerjaan, pendidikan, fasilitas kesehatan, hingga perbaikan sarana lingkungan menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga.
Di Kelurahan Gudang, warga meminta perhatian terhadap kondisi fasilitas umum, khususnya musala dan posyandu yang dinilai membutuhkan perbaikan.
Baca Juga: Distribusi Daging Kurban Dilarang Pakai Plastik, Pemkot Bogor Dorong Warga Pakai Besek
“Tadi saya mendengar beberapa aspirasi terkait posyandu dan musala. Tim akan segera melakukan survei dan saya akan mengupayakan solusi terbaik untuk warga,” ujar Karina.
Menurutnya, reses menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada wakil rakyat.
“Reses ini adalah momen yang ditunggu-tunggu karena saya bisa bertemu langsung dengan warga. Ini waktunya masyarakat menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan mereka,” katanya.
Curhat Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni hingga Bak Sampah
Sementara itu, saat berdialog dengan warga RT 06 RW 06 Kelurahan Babakan, berbagai usulan juga mengemuka.
Warga meminta pengadaan bak sampah lingkungan, bantuan penebusan ijazah bagi siswa yang terkendala biaya, perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu), serta dukungan program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan lansia.
Selain itu, warga juga menyoroti kebutuhan pembukaan lapangan kerja, bantuan seragam dan buku sekolah bagi keluarga kurang mampu, hingga perbaikan lapangan yang selama ini digunakan sebagai sarana aktivitas masyarakat.
Persoalan serupa kembali muncul saat reses di RW 13 Kelurahan Baranangsiang.
Sejumlah warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan pekerjaan dan berharap pemerintah dapat menghadirkan lebih banyak peluang usaha maupun lapangan kerja bagi masyarakat.
“Harapannya ada tambahan lapangan pekerjaan untuk anak-anak muda maupun ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan,” ujar Halimatul, salah seorang warga.
Warga lainnya juga mengusulkan pengadaan alat kesehatan untuk posyandu seperti tensimeter digital dan timbangan bayi guna menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.
Ketua RW 13 Kelurahan Baranangsiang turut berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat direalisasikan secara bertahap.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Karina menegaskan seluruh aspirasi akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD maupun pemerintah daerah.
Ia menilai mendengar langsung keluhan warga bukanlah beban, melainkan energi untuk terus menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.
“Melihat optimisme warga menjadi semangat bagi saya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
Amanah ini milik warga dan saya berkomitmen mengawal setiap aspirasi yang masuk demi kemajuan wilayah Bogor Tengah dan Bogor Timur,” tegasnya.
Karina menambahkan, isu kesejahteraan masyarakat, kesehatan perempuan dan anak, pendidikan, serta penguatan ekonomi lokal akan tetap menjadi fokus perjuangannya di DPRD Kota Bogor. (ded)
Editor : Eka Rahmawati