Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wamendagri Bima Arya: Solidaritas Sosial Jadi Kunci Tekan Kemiskinan dan Kesenjangan di Kota Bogor

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 27 Mei 2026 | 13:20 WIB
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya. (Foto: Aziz/Radar Bogor)
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya. (Foto: Aziz/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan pentingnya memperkuat solidaritas sosial sebagai langkah utama dalam menekan angka kemiskinan dan mengurangi kesenjangan sosial di Kota Bogor maupun daerah lain di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Bima Arya usai menghadiri pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Al-Muttaqin pada Rabu 27 Mei 2026.

Menurut Bima Arya, berbagai target pembangunan daerah seperti pengurangan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan, hingga penurunan ketimpangan sosial tidak bisa hanya mengandalkan program pemerintah semata.

Ia menilai keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi oleh kuatnya rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Momentum Idul Adha ini mengingatkan pentingnya menjaga dan memperkuat solidaritas sosial sebagai modal utama membangun Kota Bogor,” ujar Bima Arya.

Baca Juga: Daftar 16 Stadion Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko, Venue Megah dengan Fasilitas Modern

Ia menjelaskan, tantangan seperti tingginya angka kemiskinan, rasio gini, dan kesenjangan sosial membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah daerah.

Menurutnya, nilai-nilai dalam ibadah kurban mencerminkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama yang perlu terus dijaga dalam kehidupan sosial.

“Makna kurban bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga simbol kepedulian sosial dan semangat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Selain menyoroti aspek sosial, Bima Arya juga menekankan nilai spiritual dalam ibadah kurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Ia berharap semangat pengorbanan dan ketulusan tersebut dapat diterapkan oleh pejabat negara maupun aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan amanah pelayanan publik.

“Jika para pejabat dan ASN mengutamakan nilai keimanan dan menjalankan tugas dengan niat ibadah, maka berbagai urusan pemerintahan insya Allah akan dimudahkan,” tuturnya.

Bima Arya menambahkan semangat Idul Adha harus menjadi pengingat pentingnya membangun masyarakat yang lebih adil, peduli, dan sejahtera melalui penguatan solidaritas sosial.

Menurutnya, rasa kebersamaan yang kuat menjadi salah satu fondasi utama dalam menciptakan pembangunan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #bima arya #solidaritas #kemiskinan