Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pendidikan 50 Anggota DPRD Kota Bogor, Didominasi Legislator Pria

Siti Dewi Yanti • Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:34 WIB
ILUSTRASI: DPRD Kota Bogor
ILUSTRASI: DPRD Kota Bogor

RADAR BOGOR - Komposisi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor pada tahun 2025, tidak hanya mencerminkan keberagaman latar belakang politik, tetapi juga menunjukkan tingkat pendidikan yang relatif tinggi di kalangan para legislator.

BPS mencatat, berdasarkan data Sekretariat DPRD Kota Bogor, sebanyak 50 kursi parlemen saat ini diisi oleh wakil rakyat dengan beragam latar belakang pendidikan dan komposisi gender.

Gelar Magister Jadi Pendidikan yang Paling Banyak Dimiliki Anggota Dewan

Jika melihat tingkat pendidikan terakhir para anggota DPRD Kota Bogor, lulusan Strata 2 (S2) atau pascasarjana menjadi kelompok yang paling dominan.

Baca Juga: Menyusuri Negeri di Atas Awan: 6 Destinasi Wisata Magelang yang Menawarkan Pengalaman Tak Terlupakan

Sebanyak 22 legislator tercatat memiliki gelar magister. 

Dari jumlah tersebut, 17 orang merupakan laki-laki dan 5 lainnya perempuan.

Dominasi lulusan S2 menunjukkan, sebagian besar anggota dewan memiliki pengalaman akademik lanjutan yang dapat menjadi modal dalam memahami berbagai persoalan pembangunan, kebijakan publik, hingga regulasi daerah.

Lulusan Sarjana Menyusul di Posisi Kedua

Selain lulusan pascasarjana, tingkat pendidikan Strata 1 (S1) juga mendominasi komposisi parlemen Kota Bogor.

Tercatat sebanyak 18 anggota DPRD merupakan lulusan sarjana. 

Kelompok ini terdiri atas 14 legislator laki-laki dan empat legislator perempuan.

Jumlah tersebut semakin memperkuat gambaran bahwa mayoritas anggota DPRD Kota Bogor memiliki latar belakang pendidikan tinggi yang cukup kuat.

Ada Legislator Bergelar Doktor dan Diploma

Menariknya, data Sekretariat DPRD Kota Bogor juga mencatat adanya satu anggota dewan yang telah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang Strata 3 (S3) atau doktor.

Sementara itu, satu legislator lainnya memiliki latar belakang pendidikan Diploma III.

Keberagaman tingkat pendidikan ini menunjukkan bahwa representasi di parlemen tidak hanya berasal dari satu jalur akademik tertentu, melainkan dari berbagai jenjang pendidikan yang berbeda.

Delapan Anggota DPRD Berlatar Pendidikan SMA

Di luar kelompok pendidikan tinggi, terdapat delapan anggota DPRD Kota Bogor yang memiliki pendidikan terakhir Sekolah Menengah Atas (SMA).

Menariknya, komposisi pada kelompok ini menunjukkan keseimbangan gender yang sama kuat, yakni masing-masing empat laki-laki dan empat perempuan.

Baca Juga: Bansos BPNT Susulan Tahap 2 Rp600 Ribu Masuk KKS, 4 Kartu Berhasil Cair Serentak di ATM Link BRI Ciamis 30 Mei 2026 Tanpa Kendala

Kondisi tersebut menggambarkan bahwa keterwakilan politik di tingkat daerah tetap terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Representasi Perempuan Meningkat, Namun Kursi DPRD Masih Didominasi Pria

Dari sisi gender, komposisi anggota DPRD Kota Bogor tahun 2025 masih didominasi oleh legislator laki-laki.

Data menunjukkan sebanyak 37 kursi atau sekitar 74 persen ditempati oleh anggota dewan laki-laki. 

Sementara itu, keterwakilan perempuan mencapai 13 kursi atau sekitar 26 persen dari total anggota DPRD.

Meski jumlah perempuan belum menyamai laki-laki, keberadaan 13 legislator perempuan menjadi bagian penting dalam memperkuat representasi gender di lembaga legislatif daerah. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
#bogor #magister #dprd