RADAR BOGOR – Ajang Bogor City Trail (BCT) 2026 kembali mencuri perhatian para pecinta lari lintas alam.
Digelar di kawasan Jungle Water Park, Bogor Selatan, Minggu 31 Mei 2026, Bogor City Trail yang merupakan event sport tourism unggulan Kota Bogor ini, sukses menghadirkan sekitar 1.800 pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Memasuki penyelenggaraan tahun keempat, Bogor City Trail menjadi salah satu agenda olahraga yang paling dinanti dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Tahun ini, panitia menghadirkan inovasi baru dengan membuka kategori half marathon 21 kilometer, melengkapi kategori yang sudah ada sebelumnya yakni 5 kilometer dan 10 kilometer.
Kehadiran kategori baru tersebut mendapat sambutan hangat dari komunitas trail run dan menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah peserta dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Dedie Rachim dan Bima Arya Ikut Menjajal Lintasan BCT 2026
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, turut merasakan langsung pengalaman berlari di Bogor City Trail dengan mengikuti kategori 5 kilometer.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Umum Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI), Bima Arya Sugiarto, memilih turun di kategori 10 kilometer.
Dedie mengapresiasi perkembangan Bogor City Trail yang terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.
Menurutnya, event ini memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu agenda olahraga unggulan yang mampu menarik wisatawan sekaligus memperkenalkan keindahan alam Kota Bogor.
Ia menilai kualitas lintasan perlu terus ditingkatkan agar pengalaman peserta semakin baik dan mampu bersaing dengan event trail run di berbagai daerah lainnya.
“Saat berada di jalur lari, saya melihat masih ada ruang untuk memperkuat kolaborasi dalam penataan lintasan. Mulai dari kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, hingga kualitas jalur dan akses menuju lokasi perlu terus disempurnakan,” ujar Dedie.
Menurutnya, lintasan yang tertata baik dan bersih akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelari yang ingin merasakan pengalaman trail run di Kota Hujan.
“Jika jalurnya semakin nyaman, indah, dan terawat, tentu akan semakin banyak peserta yang tertarik datang dan kembali mengikuti event ini,” tambahnya.
Bima Arya: Potensi BCT Bisa Menjadi Event Internasional
Hal senada disampaikan Bima Arya. Ia menilai Bogor City Trail memiliki peluang besar berkembang menjadi event olahraga wisata bertaraf nasional bahkan internasional.
Tingginya partisipasi peserta dari luar negeri menjadi indikator bahwa BCT memiliki daya tarik yang kuat di kalangan komunitas lari trail.
“Potensi Bogor City Trail sangat besar untuk terus berkembang. Jumlah peserta internasional cukup banyak dan itu menjadi modal penting untuk memperluas skala event di masa mendatang. Jalur juga bisa dibuat lebih steril dan diperkaya dengan unsur budaya lokal agar memberikan pengalaman yang lebih khas,” kata Bima.
Ia menambahkan, karakter lintasan BCT menjadi keunggulan tersendiri karena mampu mengakomodasi berbagai level pelari.
“Komposisi lintasan yang didominasi medan trail sekitar 80 persen dan sisanya road membuat event ini cocok untuk pelari pemula sekaligus tetap menantang bagi mereka yang sudah berpengalaman, terlebih dengan adanya kategori 21 kilometer,” jelasnya.
Kategori Half Marathon Jadi Daya Tarik Baru
Perwakilan penyelenggara dari 106 Race Management, Ifan Jafar Sidik, mengungkapkan bahwa kategori half marathon menjadi inovasi utama yang membedakan Bogor City Trail 2026 dari edisi sebelumnya.
Menurutnya, penambahan kategori 21 kilometer berhasil meningkatkan minat peserta secara signifikan dan menarik pelari dari berbagai wilayah Indonesia maupun luar negeri.
“Alhamdulillah pelaksanaan BCT tahun ini berjalan lancar dan mendapat respons yang sangat positif. Kategori half marathon menjadi magnet baru yang berhasil menarik lebih banyak peserta dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya,” ujarnya.
Puluhan Pelari Mancanegara Ikut Meramaikan
Ifan menjelaskan, sekitar 78 peserta internasional turut ambil bagian dalam Bogor City Trail 2026. Mereka berasal dari sejumlah negara dan sebagian merupakan peserta yang sudah beberapa kali mengikuti event ini.
Kehadiran pelari mancanegara semakin memperkuat posisi Bogor City Trail sebagai salah satu event sport tourism yang memiliki daya saing di tingkat internasional.
Baca Juga: Resep Potato Omelette Keju Lumer untuk Sarapan, Praktis Dibuat dan Dijamin Bikin Kenyang
Dorong Wisata dan Perputaran Ekonomi Lokal
Selain menjadi ajang olahraga, Bogor City Trail juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Kehadiran ribuan peserta dan pendamping turut menggerakkan berbagai sektor usaha mulai dari hotel, kuliner, transportasi, hingga UMKM lokal.
Penyelenggara berharap Bogor City Trail dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan unggulan yang tidak hanya membanggakan Kota Bogor, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperkuat citra Bogor sebagai destinasi olahraga alam.
“Kami ingin Bogor City Trail terus tumbuh menjadi event sport tourism yang semakin dikenal luas. Harapannya jumlah peserta terus meningkat, manfaat ekonominya semakin besar, dan Kota Bogor semakin kuat posisinya sebagai tujuan wisata olahraga dan alam di Indonesia,” pungkas Ifan. (ded)
Editor : Yosep Awaludin