RADAR BOGOR - Masih masalah yang sama dari tahun-tahun sebelumnya, warga Pondok Rumput Kota Bogor geram, karena masalah air yang selalu mati tiap waktu tertentu belum kunjung diperbaiki Perumda Tirta Pakuan.
Salah satu warga Pondok Rumput, Endang mengaku kesal, karena selalu repot tiap pagi, siang dan sore. Khususnya pagi. Keluhan itu pun sudah disampaikan ke Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.
Menurutnya, ada 5 RT yang mengalami hal yang sama. Tiap jam 5 subuh, hingga jam 10 pagi, air selalu mati. Laporan ke Perumda Tirta Pakuan pun sudah dilakukan sejak tahun lalu.
Baca Juga: Penerima Bansos PKH dan BPNT Wajib Berada di Desil 1-4, Kenali Penyebab Rekening Anda Tetap Kosong
Tapi hingga kini, masalah mati air pun masih terjadi tiap harinya.
Dia mengungkapkan, mati air total di 5 RT di Pondok Rumput mulai pukul 5 pagi. Air benar-benar tidak mengalir sejak pukul 5 sampai pukul 10 pagi.
Lalu, air juga akan mati total pukul 12 siang, dan juga 6 sore.
"Ini sudah lama kami alami, dan matinya di jam-jam krusial, pagi orang lagi siap-siap solat subuh, berangkat kerja, bayangkan sampai jam 10. Masalah mati yang jam pagi ini yang paling menganggu. Kami juga sudah laporkan, tiap warga pun masing-masing sudah melapor," kata dia.
Berarti, kata dia, laporan yang sama seharusnya diperhatikan, karena sudah banyak yang protes.
Namun, tidak ada perbaikan yang dilakukan, masalah mati air masih berlangsung hingga berita ini ditayangkan.
Baca Juga: Fakta Menarik PNS Kota Bogor, Pegawai Perempuan Mendominasi, Guru Terbanyak
Endang juga mengaku, sudah ada beberapa petugas yang melihat ke lokasi untuk mengetahui masalah yang menyebabkan air selalu mati.
"Ya tapi dateng, mengecek, ya sudah, gak ada apa-apa lagi. Masalahnya mah gak selesai," tegas Endang.
Atas masalah ini, dia pun mengaku bahwa warga sudah bersiap mendatangi kantor Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dalam waktu dekat.
Rencana berunjuk rasa tersebut pun sebenarnya sudah lama dibicarakan antar warga. "Sudah sejak akhir tahun kemarin mau demo, sekarang sudah gak bisa ditahan lagi," ucap dia.
Baca Juga: Raih Juara II MTQ Internasional 2026, Dosen Unida Bogor Harumkan Nama Indonesia di Ajang 9 Negara
Dia pun menyebut, bakal terus melakukan protes jika masalah mati air ini bisa diselesaikan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga